Virus Corona di Kutim

Jatah Pembagian Vaksin Covid-19 Sinovac di Kutim, Kadis Kesehatan Bahrani Hasanal Berikan Penjelasan

Terkait vaksin Sinovac yang telah tiba di Indonesia, Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur dr Bahrani Hasanal, belum mengetahui.

Penulis: Dini Anggita Sumantri | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/DINI SUMANTRI
Terkait vaksin Sinovac yang telah tiba di Indonesia, Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur dr Bahrani Hasanal, belum mengetahui, berapa kuota jatah pembagian vaksin untuk di Kalimantan Timur dan Kutai Timur. TRIBUNKALTIM.CO/DINI SUMANTRI 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Terkait vaksin Sinovac yang telah tiba di Indonesia, Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur dr Bahrani Hasanal, belum mengetahui soal distribusi vaksin covid-19.

Dia belum bisa jelaskan, berapa kuota jatah pembagian vaksin untuk di Kalimantan Timur dan Kutai Timur.

"Kaltim dapat berapa, Kutim dapat berapa kami belum tau," ucap dr Bahrani Hasanal kepada TribunKaltim.co pada Selasa (8/12/2020).

Untuk saat ini Dinas Kesehatan Kutim telah menyusun petugas dan beberapa hal yang perlu disiapkan.

Baca juga: Harga Vaksin Corona Sinovac Lebih Murah daripada di China, Hanya Masyarakat Prioritas Peroleh Vaksin

Baca juga: Mantan Penyintas Corona Cenderung Reaktif Rapid Test, Cek Penjelasan dari Dinkes Balikpapan

Baca juga: Siap-siap! Ini Kelompok Penerima Vaksin Corona Tahap Awal, Jokowi Ungkap Kapan Vaksinasi, Harganya?

"Tapi kita sudah menyusun, menyusun petugas, siapa-siapa saja yang akan dapat duluan, karena ini kan tidak semua, semuanya harus bertahap," ujar dr Bahrani Hasanal.

Bahrani menyampaikan terkait jumlah yang belum ia ketahui mengenai pembagian vaksin di Kalimantan Timur dan Kutai Timur.

"Dengan 1,2 juta vaksin berarti Kaltim dapat berapa? Kutim dapat berapa? mungkin hanya ribuan, makanya ini kami susun, kalau tidak disusun dulu bisa repot," kata dr Bahrani Hasanal.

Ia mengatakan mengenai vaksin ini merupakan program pemerintah yang berkaitan pula dengan pembagian per wilayah itu.

Baca juga: Cara Mengembalikan Indera Penciuman karena Corona, Kenali 4 Bau Berbeda Dua Kali Sehari

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Balikpapan, 26 Penambahan Kasus Baru, Antara Lain dari Tenaga Kesehatan

Baca juga: Sandiaga Uno Positif Covid, Sang Istri Lebih Dulu Dinyatakan Terinfeksi Corona Sehari Sebelumnya

"Tapi mungkin ini yang program dari pemerintah. Nah kalau yang bayar mandiri kita belum tahu," tutur Bahrani.

Dalam hal pembagian Vaksin Sinovac ia menyimpulkan kembali bahwa ia belum mengetahui pasti.

"Jadi untuk pembagiannya kami belum tahu, kan bertahap 1,2 juta ini yang sampai di Indonesia," ungkap dr Bahrani Hasanal.

10 Cara Pencegahan Virus Corona

1. Menjaga kesehatan dan kebugaran agar stamina tubuh tetap prima dan sistem kekebalan tubuh meningkat.

2. Mencuci tangan dengan benar secara teratur menggunakan air dan sabun atau hand-rub berbasis alkohol.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved