Breaking News:

Mahkamah Agung Tolak Pemakzulan Bupati Jember Faida, Ini Penjelasannya

Mahkamah Agung ( MA) menolak permohonan DPRD Jember terkait pemakzulan Bupati Faida pada Selasa (8/12/2020).

Editor: Mathias Masan Ola
KOMPAS.COM/ANDI HARTIK
Bupati Jember, Faida yang maju lagi di Pilkada Kabupaten Jember dari jalur perseorangan usai menjalani tes psikologi di RSSA Kota Malang, Rabu (9/9/2020)(KOMPAS.COM/ANDI HARTIK) 

TRIBUNKALTIM.CO, JEMBER - Mahkamah Agung ( MA) menolak permohonan DPRD Jember terkait pemakzulan Bupati Faida pada Selasa (8/12/2020).

Juru bicara MA Andi Samsan Nganro menjelaskan, tindakan bupati yang melanggar ketentuan administrasi sesuai rekomendasi Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( Menpan RB),

Menteri Dalam Negeri ( Mendagri), Komisi Aparatur Sipil Negara ( KASN), dan Gubernur Jawa Timur, sudah ditindaklanjuti.

Baca juga: Nazar LSM dan Anggota DPRD Rayakan Sanksi Keuangan dari Khofifah untuk Bupati Jember Jadi Sorotan

Baca juga: Ini Alasan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Beri Sanksi kepada Faida Bupati Jember

“Sehingga kesalahan yang telah dibuatnya telah diperbaiki,” kata Andi kepada Kompas.com lewat pesan WhatsApp, Selasa.

MA menilai, usulan pemberhentian Bupati Faida oleh DPRD Jember tak memiliki kekuatan hukum.

“Dengan demikian, usulan pemberhentian bupati Jember dari DPRD Kabupaten Jember tidak beralasan hukum,” terang dia.

Sebelumnya, Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan DPRD Jember yang mengajukan pemakzulan Bupati Jember Faida.

Faida dimakzulkan melalui sidang paripurna Hak Menyatakan Pendapat (HMP) pada 22 Juli 2020.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved