Breaking News:

Berita Pemkab Mahakam Ulu

Pemkab Mahulu Raih Tiga Penghargaan dari Pusat, Pjs Bupati Gede Yusa: Itu Bukti Kinerja Pemkab

“Penghargaan yang diterima ini membuktikan pencapaian kinerja pemerintah atas pelayanan terus meningkat

Editor: Achmad Bintoro
HUMASKAB MAHULU
PERPISAHAN - Pjs Bupati Gede Yusa saat acara Perpisahaan dan Pelepasaan Pjs Bupati Mahulu di Balai adat Ujoh Bilang, Sabtu (5/12/2020). Selama 71 hari kepemimpinan sementaranya mendapatkan tiga penghargaan dari Pemerintah Pusat. 

UJOH BILANG - Penjaba Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Drs Gede Yusa,SH, mengapresiasi Pemkab Mahulu atas kebijakan penanganan Covid19, juga atas prestasi tiga penghargaan yang diterima olehnya saat melaksanakan 71 hari tugas menjadi Pjs Bupati Mahulu.

“Penghargaan yang diterima ini membuktikan pencapaian kinerja pemerintah atas pelayanan terus meningkat, walaupun Mahulu masih berusia muda,” ujar Pjs Bupati saat acara Perpisahaan dan Pelepasaan Pjs Bupati Mahulu di Balai adat Ujoh Bilang, Sabtu (05/12).

Dijelaskan Pjs Bupati, aelama melaksanakan arahan Gubernur Kaltim, ia juga menerima penghargaan bagi Pemkab Mahulu yaitu piagam penghargaan dari Kementerian Keuangan RI atas pencapaian Pemkab Mahulu yang berhasil menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian ( WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) oleh BPK RI Perwakilan Kaltim.

“Kemudian saya juga menerima penghargaan pada tanggal 4 November 2020 yaitu, TPID Award 2020 sebagai TPID Kabupaten Berprestasi di wilayah Kalimantan,” ucapnya.

Tak hanya itu. Gede Yusa juga mengatakan, berkat kerja keras Pemkab Mahulu maka pada 16 November 2020 mendapatkan penghargaan atas Laporan Penyelenggaran Pemerintah Daerah (LPPD) dengan status Kinerja Tinggi oleh Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Peningkatan Kapasitas Daerah dan Evaluasi Kinerja,

“Walapun masih berusia muda, Pemkab Mahulu sudah banyak mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat. Hal ini membuktikan pencapaian pemerintah dalam pelayanan terus meningkat, dan kinerja meningkat demi kemajuan Kabaupaten Mahulu,” ujarnya.

Pertamakali memasuki wilayah Mahulu, Gede Yusa mengaku terkesan dengan kebijakan sistem buka tutup masuk ke Mahulu baik itu melalui jalur sungai maupun darat, serta perlakuan kepada setiap pelaku perjalanan yang masuk ke Mahulu wajib menunjukkan hasil tes cepat maupun tes usap metode Polymearse Chain Reaction (PCR) yang menunjukkan hasil negatif Covid-19 di tiga pos wasdalkes. .(adv/hms7/td/naw)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved