Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Barat

Sekkab Kutai Barat Ingatkan Pelaku Perjalanan Wajib Melapor ke Fasyankes Terdekat

Sekretaris Kabupaten Ayonius S Pd MM selalu mengingatkan masyarakat untuk tingkatkan kewaspadaan

HUMASKAB KUBAR
BERTAMBAH - Sekretaris Kabupaten Kutai Barat Ayonius menyampaikan perkembangan penanganan Covid-19 Kutai Barat di media center covid, Selasa (8/12)/2020). Ada penambahan kasus terkonfirmasi positif. 

SENDAWAR - Hingga saat ini kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kubar masih terus bertambah. Sekretaris Kabupaten Kutai Bart Ayonius S Pd MM menyampaikan, data pasien per 8 Desember 2020 yakni suspek 327 orang probable 4 orang, terkonfirmasi positif PCR total 368 orang, yang dirawat di rumah sakit 7 orang.

Yang menjalani isolasi mandiri 80 orang, selesai isolasi/pengobatan 278 orang, kematian 5 orang, kontak erat 2.023, jumlah yang diambil spesimen 2.088 spesimen, pelaku perjalanan 41.684 orang, kasus discarded 1.773 orang.

Kasus sembuh atau telah menyelesaikan masa isolasi pada 08 Desember 2020 berjumlah satu pasien. Untuk itulah, Sekretaris Kabupaten Ayonius S Pd MM selalu mengingatkan masyarakat untuk tingkatkan kewaspadaan.

Terutama bagi pelaku perjalanan dari zona merah, wajib isolasi mandiri secara ketat.

“Tim masih terus melakukan tracing kontak bagi pelaku perjalanan dan kontak erat kasus konfirmasi, dan kami meminta agar masyarakat khususnya pelaku perjalanan dan kontra konfirmasi positif, agar dapat melapor ke fasyankes terdekat melalui hotline yang ada,” tandasnya.

Kewaspadaan harus ditingkatkan dan tidak panik, guna memutus mata rantai penularan Covid 19. Jika sakit atau flu maka sebaiknya di rumah saja, hindari kontak fisik atau bersalaman , tidak berkumpul lebih dari 30 orang, apabila ada kontak dengan pasien konfirmasi positif Covid 19, agar dapat melapor ke fasyankes terdekat.

Lebih lanjut Ayonius mengajak masyarakat mematuhi protokol kesehatan agar terhindar dari penularan Covid-19. “Kami terus mengajak seluruh masyarakat Kutai Barat agar dengan penuh kesadaran melakukan pencegahan dan pemutusan mata rantai corona.

Jaga kesehatan dan tingkatkan daya tahan tubuh, Gunakan Masker jika bersama orang lain dan jika keluar rumah, jaga jarak Fisik (Physical Distancing), hindari berada di kerumunan, tidak bepergian atau melakukan perjalanan keluar daerah yang masih terdapat penularan Covid-19,” ujar Ayonius.

Dalam memutus mata rantai perlu kejujuran dari para pelaku perjalanan/kontak erat untuk melaporkan diri pada pusat layanan kesehatan terdekat.”Jika merasa pernah melakukan perjalanan dari zona merah, kontak erat terkonfirmasi positif, sekali lagi diharapkan dengan sukarela, kejujuran untuk melaporkan diri. Jangan malu dan ditutup-tutupi, jika kita tidak jujur dan mendiamkan saja bukan tidak mungkin kita membawa virus tersebut kemana-mana,” terang Ayonius.

Sekali lagi kepada masyarakat yang memiliki riwayat penyakit pernapasan dan sejenisnya, agar mengurangi aktivitas di tempat umum. Dan jangan keluar rumah jika tidak penting.

“Mari patuhi ini dengan komitmen yang kuat, dan terus menerus untuk menangani ini agar terhindar dari penularan Covid-19. Mulailah dari diri sendiri, keluarga dan masyarakat di wilayah tempat tinggal untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan yang telah ditetapkan.(adv/hms10/naw)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved