Breaking News:

Vietnam Terus Melakukan Reklamasi Tanah di Laut China Selatan, Bangun Instalasi Militer Baru

Vietnam terus melakukan reklamasi tanah di Laut China Selatan, Bangun instalasi militer baru.

Google Maps
Kawasan Laut China Selatan. Vietnam terus melakukan reklamasi tanah di Laut China Selatan, Bangun instalasi militer baru. 

TRIBUNKALTIM.CO, BEIJING - Vietnam terus melakukan reklamasi tanah di Laut China Selatan, Bangun instalasi militer baru.

Proses reklamasi tanah yang dilakukan Vietnam di beberapa pulau di Laut China Selatan (LCS) terus berlanjut dalam beberapa tahun terakhir.

Tanah yang direklamasi itu kini sedang dilengkapi dengan instalasi militer baru.

Seperti yang diungkapkan sebuah think tank yang terhubung dengan Universitas Peking, South China Sea Probing Initiative (SCSPI).

Baca juga: Pelanggaran di Laut Natuna Mulai Marak, Sejak 5 Bulan Terakhir Sering Ada Kapal Vietnam Mencuri Ikan

Baca juga: Sedang Asik Memancing, Tiba-tiba Dua Kapal Ikan Vietnam Diciduk KRI Yos Sudarso di Laut Natuna

Dikutip dari laman Sputnik News, Rabu (9/12/2020), serangkaian cuitan terbaru SCSPI telah mendorong perhatian pada perubahan terbaru di Pulau Sand Cay dan Spratly, dua pulau yang diklaim Vietnam di Kepulauan Spratly.

Gambar satelit menunjukkan kedua pulau itu masih mengalami proses perluasan dan pembangunan dalam beberapa bulan terakhir dan terjadi pengerukan pelabuhan lanjutan, dengan helipad dan dermaga juga terlihat di Sand Cay.

Begitu pula stasiun radar 3D besar dan situs peluncuran rudal juga sedang dibangun di Storm Island.

Sejak 2011 silam, Vietnam telah melipatgandakan ukuran kedua pulau tersebut, menambahkan 9 hektar ke Sand Cay dan 40 hektar ke Pulau Storm.

Menurut Center for Strategic and International Studies (CSIS), sebuah think tank yang berbasis di Washington, Amerika Serikat (AS), secara keseluruhan Vietnam menempati 27 'fitur' di Kepulauan Spratly.

10 di antaranya adalah pulau kecil, sisanya adalah platform yang dipasang di bebatuan dan terumbu yang terendam.

Halaman
12
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved