Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Barat

Muncul Kluster Baru Keluarga, Kadiskes Kubar Ajak Pelaku Perjalanan Lapor ke Fasyankes Terdekat

Klaster keluarga menjadi tren baru saat ini di Kubar, oleh sebab itu masyarakat diimbau mematuhi protokol kesehatan

HUMASKAB KUBAR
PERKEMBANGAN CORONA - Kepala Dinas Kesehatan Kutai Barat dr Ritawati Sinaga menyampaikan perkembangan covid-19 di media center. 

SENDAWAR - Klaster keluarga menjadi tren baru saat ini di Kubar, oleh sebab itu masyarakat diimbau mematuhi protokol kesehatan dengan tetap menerapkan 4M menggunakan masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) dr Ritawati Sinaga MSi pada konferensi pers di media center Covid-19, Kamis (10/12). Turut hadir perwakilan Polres, Kodim, Dishub dan RSUD HIS.

Menurutnya, data pasien per 10 Desember 2020 yakni jumlah kasus suspek 332 orang, probable 4 orang, terkonfirmasi positif PCR total 374 orang (akumulasi), jumlah yang dirawat di rumah sakit 7 orang, isolasi mandiri 62 orang, selesai isolasi/pengobatan 299 orang, kematian 5 orang, kontak erat 2.040, jumlah yang diambil spesimen 2.095 spesimen, pelaku perjalanan 41.684 orang, kasus discarded 1.789 orang. Kasus baru terkonfirmasi positif pada 9 Desember tercatat 4 orang dan 2 orang pada 10 Desember.

Dr Ritawati lebih lanjut mengingatkan seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan guna memutus mata rantai penularan Covid-19 . Terutama bagi pelaku perjalanan dari zona merah wajib Isolasi mandiri.

“Kami minta masyarakat khususnya pelaku perjalanan dan kontra kasus konfirmasi positif, agar dapat melapor ke fasyankes (fasilitas pelayanan kesehatan) terdekat melalui hotline yang ada,” ujarnya.

Dalam memutus mata rantai, menurut dr Ritawati, diperlukan kejujuran dari para pelaku perjalanan/kontak erat kasus konfirmasi untuk melaporkan diri pada pusat layanan kesehatan terdekat.

”Diharapkan dengan sukarela, kejujuran untuk melaporkan diri. Jangan malu dan ditutup-tutupi, jika tidak jujur dan mendiamkan saja bukan tidak mungkin kita membawa virus tersebut kemana-mana,” ucapnya.

Sementara kepada masyarakat yang memiliki riwayat penyakit pernapasan dan sejenisnya, agar mengurangi aktivitas di tempat umum. “Mari berkomitmen terapkan protokol kesehatan agar terhindar dari Covid-19. Mulailah dari diri sendiri, keluarga dan masyarakat di wilayah tempat tinggal,” tambahnya.(adv/hms10/naw)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved