Breaking News:

The New Normal saat Pandemi: Tetap di Rumah Saja

KONDISI Pandemi Covid-19 saat ini sunguh memberikan pukulan telak bagi banyak orang, baik dari sisi kesehatan, bisnis ekonomi, psikososial dan lainnya

Editor: Sumarsono
IST
Poster ilustrasi Stay at Home saat The New Normal/Kolase Freepik/tribunnews.com 

TRIBUNKALTIM.CO - KONDISI Pandemi Covid-19 saat ini sunguh memberikan pukulan telak bagi banyak orang, baik dari sisi kesehatan, bisnis ekonomi, psikososial dan bidang lain nya.

Banyak yang mengalami kerugian dan efek yang buruk oleh karena kondisi pandemik ini. Melihat perkembangan yang terjadi di seluruh dunia, dapat disimpulkan bahwa terus merebaknya Covid-19 ini salah satunya , disebabkan masih banyak orang yang belum cukup aware dengan tanggung jawab masing - masing dalam membantu pemerintah menanggulangi penyebaran Covid-19.

Di tingkat individu dan keluarga pada dasarnya sangat berperan penting dalam membantu pencegahan penyebaran Covid-19 ini. Salah satunya dengan meminimalisir kegiatan di luar rumah saat new normal, khususnya yang melibatkan baanvak orang dalam satu tempat yang sama

Berdasarkan dokumen keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No HK 01.07/Menkes/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19,  Corona (Covid-19) adalah penyakit menular yang disebabkan Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARSCoV-2).

SARS-CoV-2 merupakan coronavirus jenis baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Ada setidaknya dua jenis coronavirus yang diketahui menyebabkan penyakit yang dapat menimbulkan gejala berat seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Tanda dan gejala umum infeksi Covid-19 antara lain gejala gangguan pernapasan akut seperti demam, batuk dan sesak napas. Masa inkubasi rata-rata 5-6 hari dengan masa inkubasi terpanjang 14 hari.

Pada kasus Covid-19 yang berat dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernapasan akut, gagal ginjal, dan bahkan kematian.

Penyakit Covid-19 telah menjadi pandemi hampir setahun lamanya. Sebanyak 219 negara yang terjangkit dengan kasus konfirmasi secara global ada sebanyak 57.274.018 dan kasus meninggal ada sebanyak 1.368.000 jiwa.

Indonesia sendiri mempunyai 497.668 kasus konfirmasi dan 15.884 kasus meninggal (sumber: Infeksi Emerging Kemenkes per 22 November 2020).

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengeluarkan panduan untuk mencegah penyebaran COVID 19 yang diadopsi oleh pemerintah Indonesia menjadi 4M, yakni          Memakai masker, Menjaga jarak lebih dari 1 meter, Mencuci tangan, dan Menjauhi kerumunan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved