Breaking News:

The New Normal saat Pandemi: Tetap di Rumah Saja

KONDISI Pandemi Covid-19 saat ini sunguh memberikan pukulan telak bagi banyak orang, baik dari sisi kesehatan, bisnis ekonomi, psikososial dan lainnya

IST
Poster ilustrasi Stay at Home saat The New Normal/Kolase Freepik/tribunnews.com 

Cara yang efektif untuk menghindari kerumunan ialah dengan tetap di rumah. Kenapa demikian? Karena dengan makin banyak bertemu orang, maka makin berisiko tertular, apalagi bertemu dengan mereka yang tidak mematuhi protocol kesehatan Covid-19.

Kita akan membahas lebih dalam mengenai, pembatasan aktivitas luar rumah, yang juga merupakan bagian dari kebiasaan baru (The New Normal) yakni tetao di rumah saja, atau banyak slogan yang sering kita lihat dengan hashtag stay at home.

Banyak polemik yang terjadi dengan adanya campaign stay at home atau “di rumah aja”. Banyak yang melihat hal ini sebagai sesuatu yang positif.

Seluruh anggota keluarga memiliki lebih banyak waktu untuk quality time dengan anggota keluarga serumah. Namun, tidak banyak juga yang justru merasa stress karena terjebak dalam rumah dan segala rutinitas pekerjaan rumah, termasuk mengasuh anak yang sedang belajar secara online.

Maryo Hence, salah satu pekerja di bidang industri kreatif di Jakarta yang merasakan dampak pandemi Covid-19 menuturkan, sejak ditetapkan Jakarta status kondisi luar biasa atau aturan PSBB kantornya mengalami situasi yang memerlukan adaptasi.

Seluruh pekerja perlu menyesuaikan diri dengan kebiasaan baru, salah satunya Work from Home atau WFH . Dampak lain pada perusahaan juga turunnya jumlah project, karena ekonomi secara global dan nasional sangat terpengaruh pada kondisi pandemi ini.

Maryo mengatakan bahwa kondisi pandemi ini akan makin lama berlangsung jika semua orang tidak mematuhi protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

Di masa New Normal ini, salah satu langkah yang dapat dilakukan semua orang adalah tetap di rumah saja. Khususnya orang - orang yang masih sangat memungkinkan melakukan pekerjaan dari rumah. Kebiasaan melakukan kegiatan di luar rumah seperti ke mal, sebaiknya dihentikan dulu sementara kecuali mendesak untuk membeli kebutuhan pokok.

Dengan melakukan hal yang cukup sederhana ini, maka semua orang sudah berpartisipasti dalam mendukung upaya pencegahan penularan Covid-19 yang secara tidak langsung juga membantu meredakan kondisi pandemi saat ini.

Sementara itu, menurut dr Ferry Chandra, dokter yang bekerja di perusahaan oil & gas nasional di Indonesia, dunia perusahaan mendukung pemerintah mengeluarkan beberapa kebijakan untuk mencegah penularan Covid- 19, termasuk di tempat kerja perusahaan minyak dan gas bumi yang juga mempunyai pekerja di lapangan.

Halaman
1234
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved