Breaking News:

Penanganan Covid

Agar Lebih Siap Layani Masyarakat, RS Primaya Beri Penjelasan Terkait Pendaftaran Vaksinasi Covid-19

Sejumlah rumah sakit membuka pendaftaran vaksinasi Covid-19. Padahal izin penggunaan vaksin Covid-19 belum dikeluarkan BPOM dan MUI yang memberi fatwa

Editor: Mathias Masan Ola
Tribun Jateng/ Raka F Pujangga
Ilustrasi suasana petugas kesehatan menangani pasien, Tribun Jateng/ Raka F Pujangga 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA -- Agar lebih siap melayani masyarakat, sejumlah rumah sakit membuka pendaftaran vaksinasi Covid-19. Meski izin penggunaan vaksin Covid-19 belum dikeluarkan BPOM dan MUI sebagai pemberi fatwa.

Satu di antaranya Primaya Hospital.

Dalam flyer pendaftaran vaksinasi Primaya Hospital yang dilihat Tribunnews.com tertulis bahwa registrasi dapat dilakukan melalui link pendaftaran online.

Tertulis juga pelaksanaan vaksinasi dapat dilakukan di seluruh cabang Primaya Hospital. Khusus perusahaan, vaksinasi dapat dilakukan di lokasi yang Anda tentukan.

Baca juga: Komisi IX DPR Imbau Vaksinasi Tidak Boleh Kurangi Disiplin pada Protokol Kesehatan

Baca juga: Vaksinasi Mengurangi Angka Positif Covid dan Kematian juga Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Baca juga: Siap-siap! Ini Kelompok Penerima Vaksin Corona Tahap Awal, Jokowi Ungkap Kapan Vaksinasi, Harganya?

Berikut penjelasan Head of Marketing and Corporate Communication at Primaya Hospital Group, Hanie Dewita terkait pendaftaran vaksinasi Covid-19 tersebut.

Hanie menjelaskan, pihaknya berupaya untuk memfasilitasi keinginan masyarakat atas kebutuhan vaksin Covid-19.

Ia pun memastikan, Primaya Hospital akan mematuhi segala kebijakan teknis yang dikeluarkan pemerintah terkait program vaksinasi Covid-19 jalur mandiri, termasuk harga dan jenis vaksin.

"Jadi jika pemerintah sudah mengizinkan untuk mendistribusikan produk, kami sudah lebih siap untuk melayani masyarakat. Semua spesifikasi produk harga dan izin kami menyesuaikan keputusan pemerintah," jelasnya saat dihubungi Tribunnews.com, Sabtu (12/12/2020).

Menurut Hanie, tidak semua yang mendaftar pada layanan Pre registrasi tersebut dapat dilayani, lantaran bergantung syarat dan ketentuan pemerintah.

"Tidak menjamin semua yang mendaftar bisa mendapat vaksin. Kami RS Swasta menunggu izin pemerintah untuk memberikan pelayanan vaksin covid dan mengikuti seluruh regulasi pemerintah," sambung perempuan berhijab ini.

Baca juga: Perjalanannya Masih Panjang, Vaksin Sinovac Uji Klinik Bandung Belum Bisa Digunakan Awal 2021

Baca juga: Tinggal Satu Dokumen Lagi yang Ditunggu MUI dari Sinovac Sebelum Penetapan Fatwa Halal Vaksin Covid

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved