Breaking News:

Alasan Jauh Dari Perkotaan, Diperindakop Kaltim Pilih Kutai Barat Jadi Tempat Pasar Murah

Kegiatan pasar murah yang difasilitasi Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi (Disperindagkop) Provinsi Kalimantan Timur di Kubar

Penulis: Zainul | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL
Disperindagkop Provinsi Kaltim bekerja sama dengan Disdagkop Kubar foto bersama usai mengadakan kegiatan pasar murah.TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL 

TRIBUNKALTIM.CO,SENDAWAR - Kegiatan pasar murah yang difasilitasi Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi (Disperindagkop) Provinsi Kalimantan Timur, sudah dua tahun terakhir terlaksana di Kabupaten Kutai Barat.

Bahkan hingga saat ini hanya wilayah Kubar saja yang menjadi tempat pelaksanaan kegiatan pasar murah tersebut diantara kabupaten lainnya secara berturut-turut.

"Dua tahun ini, Kubar selalu menjadi tempat dilaksanakannya kegiatan pasar murah yang bekerja sama dengan Disperindagkop Provinsi. Kita berharap di tahun-tahun selanjutnya juga bisa kembali berjalan," kata Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan dan Koperasi (Disdagkop) Kubar, Ambrosius Ndopo, Selasa (15/15/2020).

Baca juga: Pilkada Kubar Aman dan Lancar, Suwito Ajak Masyarakat untuk Tetap Jaga Persatuan dan Kesatuan

Baca juga: Pengamat Politik Unmul Nilai Neni Terbuai Hasil Survei di Pilkada Bontang

Baca juga: Rapat Pleno Perolehan Suara Tingkat PPK Rampung, Lusa Rapat Pleno Tingkat Kabupaten Kubar

Ia menuturkan, hal tersebut dikarenakan Kubar memang memiliki jarak yang cukup jauh bila dibandingkan kabupaten lainnya.

Selain itu, harga kebutuhan pokok juga menjadi lebih naik dari biasanya karena alur distribusi yang sangat memakan waktu dan juga biaya tinggi.

"Masyarakat sangat antusias tiap kali ada kegiatan pasar murah. Mereka sangat berharap ini bisa terus berjalan," ujarnya.

Keinginan tersebut nampaknya berjalan dengan rencana dari Disperindagkop Provinsi Kaltim yang telah berkoordinasi dengan Disdagkop Kubar.

Untuk kembali merencanakan pelaksanaan kegiatan di tahun 2021 khususnya menjelang hari raya keagamaan.

Di mana trendnya mengalami kenaikan harga pada sejumlah barang kebutuhan pokok.

"Kita upayakan tahun depan bisa berjalan lagi apalagi antusias masyarakat disini juga sangat tinggi. Bahkan dibeberapa tempat sempat dibatasi agar stok barang bisa dibagi ke kecamatan lain," tambah Kasi Perdagangan Disperindagkop Provinsi Kaltim, Simorangkir.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved