Breaking News:

Di Balik ‘Kemenangan Dramatis’ Sri Juniarsih-Gamalis

Pasangan Sri Juniarsih-Gamalis mampu tampil percaya diri laksana pasukan bambu runcing melawan senapan dan meriam. Mereka mainkan bambu runcing

TRIBUNKALTIM.CO/IKBAL NURKARIM
Calon Bupati dan wakil Bupati Berau Hj Sri Juniarsih dan H Gamalis usai pengambilan nomor urut di KPU Kabupaten Berau, Senin (5/10/2020). 

Status sebagai istri almarhum Muharam merupakan kekuatan utama elektabilitas Sri Juniarsih. Hal ini didukung oleh karakternya cenderung tampil alamiah, bisa berkomunikasi dengan berbagai kalangan serta memiliki kemampuan belajar yang cepat.

Pada masa awal kampanye simpati publik terbangun karena melihatnya sebagai sosok ibu rumah tangga yang ditinggal oleh suami yang dicintainya kemudian harus menanggung tugas berat melanjutkan tugas politik sang suami.

Disinilah kapasitas kepemimpinannya teruji. Dalam waktu singkat Sri Juniarsih bisa tampil bukan hanya sebagai istri yang tengah berduka namun juga seorang calon bupati yang menguasai permasalah masyarakat Berau dan apa jalan keluarnya.

Saat debat terbuka, ibu dari lima orang anak ini mampu meyakinkan para undecided vooter bahwa dia layak dipilih untuk menjadi "ibu" bagi masyarakat Berau.

Para pemilih yang masih belum menentukan pilihan ini pun semakin diyakinkan dengan beredarnya surat pribadi Sri Juniarsih yang dikirim ke seluruh rumah warga. Surat yang isinya sangat personal ini mampu memperkuat ikatan emosiinal dengan calon pemilih.

Sosok Gamalis sebagai calon wakil memberi kontribusi yang sangat besar . Sebagai politisi Berau senior yang sudah dua periode menjadi legislator di DPRD Propinsi Kaltim Dia memiliki hikmat kebijaksanaan.

Gamalis sadar betul bahwa dalam pilkada sosok calon bupati harus lebih menonjol daripada seorang wakil. Dia memberikan panggung seluas kepada Sri Juniarsih untuk tampil meyakinkan publik.

Pada saat debat terbuka, Gamalis tidak tampil dominan meskipun sama sama menguasai materi yang diperdebatkan. Publik Berau memiliki kesempatan untuk menilai kapasitas calon bupatinya dengan leluasa.

Narasi Politik Ciamik

Keyakinan bahwa kata adalah senjata dalam perjuangan politik menjadi dasar dalam pemilihan dan pengembangan narasi narasi politik.

Halaman
1234
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved