News Video

NEWS VIDEO Tim SAR Gabungan Terjaga Adanya Laporan Sesosok Jasad Mengapung di Perairan Selili

Ternyata jasad tersebut ialah Wahyudi, motoris PT Pelindo IV yang hilang sejak Minggu (13/12/2020) lalu.

Editor: Faizal Amir

TRIBUNKALTIM.CO- Tepat pukul 04.20 tim SAR Gabungan yang berada di Posko utama dan pemantauan mendapat informasi dari radio, bahwa adanya sesosok jasad mengapung di Kawasan Navigasi, Kelurahan Selili, Kecamatan Samarinda Ilir, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

Alhasil, tim pun langsung terjaga setelah 24 jam melakukan pemantauan. Tim gabungan segera menuju lokasi yang dimaksud menggunakan rubber boat.

Saat dilakukan pengecekan, oleh Unit Siaga SAR Basarnas Samarinda, tim gabungan terkait dan relawan.

Ternyata jasad tersebut ialah Wahyudi, motoris PT Pelindo IV yang hilang sejak Minggu (13/12/2020) lalu.

"Saat dilakukan pengecekan, ternyata jasad tersebut yakni korban motoris yang hilang, ini terlihat dari ciri-ciri pakaian yang dikenakan," jelas Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Melkianus Kotta, Selasa (15/12/2020) pagi.

Korban sendiri diketahui tenggelam saat membawa pandu kapal menuju Tug Boat (TB) untuk melakukan kegiatan pandu.

Namun, speedboat yang dikendarai mengalami mati mesin, karena baling-baling kapal (propeller) tersangkut rumput, hingga akhirnya bersenggolan dengan tongkang lalu tersedot derasnya arus.

Jasad korban sendiri, pada pukul 04.45 Wita di evakuasi oleh Basarnas dibantu tim gabungan beserta relawan.

Usai dimasukkan dalam kantung mayat, jasad motoris ini lalu dibawa menggunakan rubber boat menuju kawasan Teluk Lerong, tepat di sebelah SPBU jalan RE Martadinata, Kota Samarinda, untuk akhirnya di bawa ke RSUD AW. Sjahranie menggunakan ambulans milik PMI Samarinda.

"Usai melakukan evakuasi tim Inafis dan relawan, lalu membawa jasad korban ke rumah sakit," tegas Melkianus Kotta.

Diketahui dari titik korban hilang atau Last Known Position (LKP), jarak dari posko utama sangatlah jauh, jasad korban diduga terbawa arus, lalu mengapung di sekitar perairan Selili.

Sekitar 45 menit kemudian barulah jasad di evakuasi tanpa banyak kendala.

"Korban An. Wahyudi, berhasil diketemukan unsur SAR gabungan 11 KM dari Titik Tenggelam atau titik LKP atau ditemukan di daerah Perairan Selili Kota Samarinda. Korban ditemukan dalam kondisi MD saat ini sudah dilaksanakan proses evakuasi atas korban dengan menggunakan Rubber Boat. Dan jasad Korban kini sudah berada di RSUD AW. Sjahranie," jelas Melkianus Kotta.

Unsur gabungan pun kini tengah melakukan briefing pasca ditemukannya korban, guna menutup operasi SAR gabungan.

Unit Siaga SAR Basarnas Samarinda yang memimpin mengusulkan unsur SAR gabungan dikembalikan ke satuan masing-masing. (*)

Naskah: TribunKaltim.co / Mohammad Fairoussaniy

Videografer: TribunKaltim.co / Mohammad Fairoussaniy

Video Editor: TribunKaltim.co / Fz

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved