Breaking News:

News Video

NEWS VIDEO Jembatan Bambu Ini Viral di Medsos, Biaya Rp 200 Juta, Berikut Penjelasan Pemkab Ponorogo

Tak hanya jembatan berbahan besi atau beton yang berbiaya tinggi. Jembatan dari bahan kayu, bahkan berbambu pun kini punya nilai tinggi.

TRIBUNKALTIM.CO, PONOROGO - Tak hanya jembatan berbahan besi atau beton yang berbiaya tinggi. Jembatan dari bahan kayu, bahkan berbambu pun kini punya nilai tinggi.

Seperti yang ada di Kabupaten Ponorogo ini.

Sebuah jembatan bambu di Kabupaten Ponorogo menjadi sorotan karena pembangunannya disebut menghabiskan dana Rp 200 juta.

Jembatan Bambu tersebut menghubungkan Desa Pandak dan Desa Bulak.

Baca juga: Ketika Murid SD Tantang Bahaya Lewati Jembatan Bambu yang Terendam Air Bendungan

Baca juga: Jembatan Bambu Ambrol, 1 Tewas, 9 Hanyut

Baca juga: Sambil Gowes, Walikota Tarakan Khairul Tinjau Jalan dan Jembatan Rusak

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Ponorogo, Jamus Kunto menjelaskan tentang jembatan anyaman bambu senilai Rp 200 juta yang viral di media sosial.

Ia mengatakan awalnya warga meminta jembatan yang menghubungkan dua desa di Ponorogo tersebut direhab.

Jembatan tersebut posisinya rendah dan memicu banjir saat air sungai meluap. Selain itu jembatan itu hanya hanya memiliki lebar 2 meter.

Setelah menerima usulan warga, Bappeda meminta DPUPR menghitung kebutuhan anggaran pembangunan jalan tersebut.

Setelah dihitung kebutuhan anggaran untuk rehab jembatan tersebut sekitar Rp 500 juta hingga Rp 600 juta.

Baca juga: Jembatan Putus, Siswa SD Ini Seberangi Sungai dengan Ban demi Sekolah, Lihat Perjuangannya

Baca juga: Buntut Jembatan Putus di Tasikmalaya, Lima Orang Terseret Banjir Empat Ditemukan Tewas

Namun anggaran yang tersedia saat itu hanya Rp 200 juta. Hal tersebut disampaikan ke pemerintah desa dan mereka setuju pembangunan jembatan dilakukan secara bertahap.

Halaman
12
Editor: Djohan Nur
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved