Kronologi Ditemukannya Wanita Paruh Baya di Manggar Balikpapan Meninggal Dunia di Lubang Galian

Djanamiah (73), ditemukan oleh tetangganya dalam kondisi meninggal dunia di sebuah lubang galian pondasi pada Selasa

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD ZEIN RAHMATULLAH
Warga melihat keberadaan korban. Diduga terpeleset ke sebuah lubang galian menelan korban seorang wanita paruh baya di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur pada Selasa (22/12/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Djanamiah (73), ditemukan oleh tetangganya dalam kondisi meninggal dunia di sebuah lubang galian pondasi daerah Manggar, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (22/12/2020). 

Saat itu, tetangga Djanamiah, Warsidi, pas kebetulan melintas sekitar pukul 12.30 Wita.  

Wanita yang berprofesi IRT tersebut, menurut keterangan Warsidi, ditemukan dalam posisi kepala di bawah dan kaki yang menjulang ke atas.

"Saya keluar mau mencari jentik untuk makan ikan. Kemudian saya melihat kaki korban yang ada di galian pondasi Pak Wagianto," ucap Warsidi kepada TribunKaltim.co. 

Baca juga: Sepekan Terakhir, Grafis Pasien Covid-19 di Bontang Meningkat, 2 Orang Meninggal Dunia

Baca juga: 2 Pasien Covid-19 di Kukar Meninggal Dunia, Asal Tenggarong dan Marang Kayu dari Penyakit Penyerta

Baca juga: BERITA DUKA, Dua Pasien Covid-19 Meninggal Dunia, Salah Satunya Staf Aktif KPU Samarinda

Baca juga: Gandeng LBH Samarinda, Jatam Kaltim Laporkan 39 Anak yang Tewas di Lubang Tambang ke Polda

Pada awalnya, dia sendiri pun belum menyadari bahwa itu ialah tetangganya sendiri.

Lebih lanjut, dirinya pun mendekat dan mendapati sejumlah ciri-ciri berupa aksesoris yang dikenakan Djanamiah yang membuatnya menduga korban tersebut sesosok wanita.

"Setelah itu saya langsung panggil Pak Burhan, penjaga konter HP dekat situ. Terus langsung lapor ke Ketua RT 57, Sakarani," terangnya.

Sakarani sendiri mengaku terkejut dan langsung mendatangi lokasi kejadian bersama warga.

"Kemudian saya datang dan melihat bahwa itu warganya, langsung saja di angkat dari lubang pondasi bersama warga yang lain," tutur Sakarani.

Baca juga: Pantai Manggar Ditutup saat Libur Panjang, Disporapar Sebut Nominal Kerugian

Baca juga: Pendapatan Asli Daerah Pantai Manggar Balikpapan Lampaui Target

Baca juga: Diawat Selama 18 Hari di RSUD AM Parikesit, Pasien Covid-19 Asal Tenggarong Meninggal Dunia

Baca juga: Sehari Sebelum Akad Nikah, Ayahnya Meninggal Dunia, Mempelai Shalat Jenazah dengan Baju Pengantin

Seusai dievakuasi, lanjut Sakarani, Djanamiah lantas dilarikan ke RS Medika Manggar, Balikpapan.

Namun nahas, Djanamiah didapati meninggal setelah sesampainya di rumah sakit.

Sakarani sendiri, memperkirakan bahwa warganya meninggal lantaran terpeleset.

Baca juga: NEWS VIDEO Sudah Tersalur Ke 100 Kepala Keluarga, LPM Manggar Ingin Ada Kampung Gas Metana

Baca juga: 190 Petugas Awasi Pantai Manggar, Peningkatan Pengunjung tak Signifikan di Hari Kedua Libur Panjang

Baca juga: Indahnya Panorama Pantai Manggar Segara Sari, Hangat Pasir Putih, Sepoi Angin, & Jernihnya Air Laut!

Baca juga: NEWS VIDEO Sudah Tersalur Ke 100 Kepala Keluarga, LPM Manggar Ingin Ada Kampung Gas Metana

"Saya sebenarnya keluarganya juga. Memang beliau kesehariannya sering mencari ayamnya," tambahnya.

Djanamiah yang telah tiada, lantas dipulangkan sekitar pukul 13.50 Wita oleh Sakarani dari RS Medika Manggar.

Ia sebagai keluarganya merasa ikhlas karena menganggap itu merupakan musibah.

(TribunKaltim.co/Mohammad Zein Rahmatullah)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved