Breaking News:

Pedagang Pasar Taman Citra Loktuan Bontang Menolak Direlokasi ke Gedung Pasar Baru

Pedagang Pasar Citra Mas Lok Tuan menolak direlokasi di Gedung Pasar Baru, di Jalan Selamat Royadi Bontang Utara, Kota Bontang.

Penulis: Ismail Usman | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Pedagang Pasar Citra Mas Lok Tuan menolak direlokasi di Gedung Pasar Baru, di Jalan Selamat Royadi Bontang Utara, Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur, Selasa (22/12/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Pedagang Pasar Citra Mas Lok Tuan menolak direlokasi di Gedung Pasar Baru, di Jalan Selamat Royadi Bontang Utara, Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur.

Dari penuturan salah satu pedagang pakaian bekas, Samba (49), menolak pindah lantaran kecewa atas keputusan Pemkot Bontang yang tak sesuai dengan kesepakatan awal dengan para pelapak.

Padahal sebelumnya, pemkot telah mencanangkan, jika bangunan Pasar Taman Citra Mas Loktuan akan dibangun jadi lantai dua.

Bahkan, kata dia, desain gambar bangunan sudah publis ke para pedagang.

Baca juga: Kecelakaan di Bontang, Truk Pasir Terguling Keluar Jalur, Gagal Menanjak di Jalan Dekat Mapolres

Baca juga: Kronologi Kecelakaan, Truk Tabrak Pengendara Motor Revo di Bontang, Korban Terpental Luka Berat

Baca juga: Tes Antigen di Bontang Dibuka Kemarin, RSUD Taman Husada Turunkan Tarif Rp 250 Ribu

Baca juga: Wacana Kapal Penumpang Beroperasi Lagi di Pelabuhan Bontang Belum Ada Respon Satgas Covid-19

"Pas pilkada, waktu Neni-Basri mencalonkan kita dijanjikan, pasar ini akan dibuat jadi dua lantai. Sampai sekarang tidak terealisasi, malah dipindah kesana (pasar baru). Siapa yang mau," ucapnya saat ditemui di lapak jualannya, Selasa (22/12/2020).

Lokasi pasar baru dianggap tidak strategis dibanding letak bangunan yang lama.

Ia akui jika dirinya telah merasa nyaman berjualan di bangunan lama.

"Sudah 20 tahun jualan disini. Saya yakin juga pedagang lain juga tidak setuju," ungkapnya.

Senada dengan Salehah (42), pedagang aneka bungkusan dan plastik itu juga sependapat, jika dirinya tak menyetujui bila harus pindah di gedung pasar baru.

"Saya tidak mau, lebih suka disini. Disana jurang, disana juga sempit," terangnya.

Baca juga: Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase Sebut Buka Layanan Publik di Pasar Tamrin Bisa Datangkan Pembeli

Baca juga: Skema Penataan Lapak Diprotes Pedagang Pasar Tamrin Bontang, Wakil Walikota Basri Rase akan Evaluasi

Baca juga: Harga Sejumlah Bahan Pangan di Bontang Jelang Akhir Tahun Naik, Cabe Rawit Tembus Rp 50.000/Kilogram

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved