Breaking News:

News Video

NEWS VIDEO Rekonstruksi Penangkapan 8 Tersangka saat Pilkada Kutim 2020, Ingin Menambah Suara Paslon

Surat undangan C.KWK lalu dibagikan oleh NG dan SM pada PR, SP, SE, SI, YG di tempat lain. Ketika dibagikan SM meminta untuk mencoblos.

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – 8 tersangka kasus Pilkada Kutim ditangkap oleh Tim Macan dan Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu), dirilis Kepolisian Resort Kutai Timur pada Kamis (24/12/2020).

Kejadian terjadi pada 9 Desember lalu saat proses pencoblosan di TPS 78 di jalan Margo Santoso RT 19, Sangatta.

Tersangka DS merupakan ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 78.

Baca juga: NEWS VIDEO Pilkada Kutim, Saksi Paslon 1 Mengamuk Dalam Rapat Pleno

Sedangkan tersangka NG ialah sesepuh di lingkungan tersebut.

Kemudian tersangka SM yang merupakan pemberi fasilitas dari kegiatan money politic tersebut.

5 tersangka lain PR, SP, SE, SI dan YG merupakan kuli bangunan yang mau diiming-imingi uang sebesar Rp 100.000 yang didapat seusai mencoblos.

"Tersangka NG dan DS memberi surat undangan C.KWK sebanyak 50 lembar pada tersangka lain untuk mencoblos paslon urut 3," ucap Kepala Kepolisian Resort Kutai Timur AKBP Welly Djatmoko.

"Surat undangan C.KWK itu diberi DS pada NG di Jalan Margo Santoso RT 19 tak jauh dari lokasi TPS 78," ujar AKBP Welly Djatmoko.

Baca juga: NEWS VIDEO Jelang Pengetukan Palu Rapat Pleno Pilkada Kutim, Ratusan Massa Terlibat Kerusuhan

Surat undangan C.KWK lalu dibagikan oleh NG dan SM pada PR, SP, SE, SI, YG di tempat lain. Ketika dibagikan SM meminta untuk mencoblos.

5 tersangka PR, SP, SE, SI dan YG  ini bukan terdaftar sebagai warga Jalan Margo Santoso yang dibawa dengan mobil untuk mencoblos di TPS 78.

Halaman
12
Penulis: Dini Anggita Sumantri
Editor: Ardians
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved