Breaking News:

Virus Corona di Balikpapan

Jumlah Kasus Covid-19 Meningkat, Rumah Sakit di Balikpapan Waspada dan Lakukan Persiapan

Pihak rumah sakit di Kota Balikpapan mulai waspada akibat kembali melonjaknya kasus Virus Corona atau covid-19 beberapa minggu terakhir.

Penulis: Heriani AM | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Emberkasi Haji Balikpapan saat ini dialihfungsikan menjadi lokasi isolasi pasien covid-19. Kini jumlah pasien kembali melonjak dirawat di tempat ini 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN - Pihak rumah sakit di Kota Balikpapan mulai waspada akibat kembali melonjaknya kasus Virus Corona atau covid-19 beberapa minggu terakhir.

Peningkatan jumlah pasien isolasi di Emberkasi Haji Balikpapan pun cukup signifikan.

Menurut Direktur Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan, dr Edy Iskandar, sebagai rumah sakit rujukan utama, pihaknya saat ini sudah dipersiapkan kembali untuk dipergunakan menampung pasien yang terpapar virus asal Cina tersebut.

Baca juga: Masuk Kalimantan Timur Harus Tunjukkan Tes Antigen atau PCR, Bagaimana jika ke Balikpapan?

Baca juga: Kasus Corona Masih Melonjak Tinggi, Satgas Covid-19 Balikpapan Beber Penyebab Tren Kasus Meningkat

Baca juga: Murah, Alasan Penumpang Lakukan Rapid Test Antigen Covid-19 di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan

"Kita lihat perkembangan minggu ini sampai selesai tahun baru nanti. Apakah benar sebagaimana prediksi akan ada peningkatan kasus covid-19 dampak libur panjang dan perayaan hari besar," ujarnya, Minggu (27/12/2020).

Saat ini, lanjut Edy, ada 17 tempat tidur di ruang ICU RSKD. Semuanya terisi penuh.

Menurutnya, hal ini terjadi karena banyak pasien yang mengalami gejala berat. Pun dengan ruang isolasi yang juga sudah penuh 80 persen dari kapasitas 75 tempat tidur.

"Untuk plasma konvalesen donor darah yang masuk masih kurang banyak. Diharapkan pada mantan pasien covid yang sudah sembuh, bisa mendonorkan darahnya di RSKD. Untuk diambil plasma-nya membantu saudara kita yang terbaring di ICU," harap Edy.

Baca juga: Tangani Dua Ribu Kilometer Jalan, BPJN Kaltim Beber Alasan Penanganan Terkesan Lamban

Baca juga: Lambang Partai Berubah, Parpol Siapkan 8 Kader Terbaik Jadi Ketua DPD PKS Balikpapan Lewat Musda

Sedang di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB), keterisian tempat tidur pasien fluktuatif.

Ini diungkap Direktur RSPB dr M. N. Khaeruddin. Pihaknya menyiapkan 90 beds untuk pasien covid-19.

"Kapasitas kami tetap untuk 90 beds tetap untuk pasien covid-19. Sudah 50 persen dari kapasitas kami dimana 180 beds," ujar Khaeruddin.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved