Breaking News:

302 Ekstasi di Samarinda Disita

Pelaku di Samarinda Jual Satu Butir Pil Ekstasi Rp 500 Ribu, Harga Keseluruhan Capai Rp 100 Juta

302 butir ekstasi yang berhasil digagalkan peredarannya oleh jajaran Polsek Sungai Pinang pada Jumat (25/12/2020) lalu

TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO.
PEREDARAN PIL EKSTASI-Pelaku Muhammad Lutfi (25) saat digiring petugas kepolisian Polsek Sungai Pinang usai press rilis yang digelar Minggu (27/12/2020) hari ini.TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - 302 butir ekstasi yang berhasil digagalkan peredarannya oleh jajaran Polsek Sungai Pinang pada Jumat (25/12/2020) lalu, mengamankan salah seorang pembawa barang.

Sat diinterogasi, pelaku Muhammad Lutfi (25) yang terus menyangkal tidak tahu menahu asal barang dan dua pelaku yang menjadi buronan polisi, sempat mengaku harga kisaran yang akan dijual.

"Satu butir harganya mencapai Rp 500 sampai Rp 600 ribu, kalau dijumlah sekitar Rp 100 juta lebih (302 butir pil ekstasi)," sebut Kapolsek Sungai Pinang AKP Rengga Puspo Saputro pada press rilis yang digelar hari ini (27/12/2020) didampingi Kanit Reskrim Polsek Pinang Iptu Akhmad Wira.

Baca juga: Masuk Kalimantan Timur Harus Tunjukkan Tes Antigen atau PCR, Bagaimana jika ke Balikpapan?

Baca juga: Kasus Corona Masih Melonjak Tinggi, Satgas Covid-19 Balikpapan Beber Penyebab Tren Kasus Meningkat

Baca juga: Murah, Alasan Penumpang Lakukan Rapid Test Antigen Covid-19 di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan

Lebih lanjut AKP Rengga Puspo Saputro juga mengungkapkan, hasil penyelidikan sementara jajarannya, bahwa pelaku Muhammad Lutfi ini membawa kesuatu tempat yang nantinya akan estafet ke pelaku lain yang sudah menunggu barang sampai ditujuan.

"Jadi, pelaku ini (Lutfi) menunggu telpon akan dibawa kemana-kemananya (pil ekstasi). Dia sebagai kurir yang diarahkan oleh dua DPO (IP dan HR), untuk nantinya diantar ketempat yang ditentukan," sebut AKP Rengga Puspo Saputro.

Disinggung status pelaku Lutfi apakah seorang residivis, AKP Rengga Puspo Saputro menjawab bahwa yang bersangkutan mengaku baru pertama kali melakukan pengantaran ini.

Selebihnya pelaku akan terus dimintai keterangan untuk mengungkap jaringan peredaran "pil setan" ini.

Agar dua pelaku atau adanya indikasi pelaku lain cepat diamankan.

Baca juga: Tangani Dua Ribu Kilometer Jalan, BPJN Kaltim Beber Alasan Penanganan Terkesan Lamban

Baca juga: Lambang Partai Berubah, Parpol Siapkan 8 Kader Terbaik Jadi Ketua DPD PKS Balikpapan Lewat Musda

"Mengaku baru sekali ini, tapi tetap kita minta keterangan agar cepat terungkap jaringan pil ekstasi ini. Tak hanya pil, kami juga amankan barang bukti (pendukung) lain," ucapnya.

Barang bukti yang diamankan jajaran Polsek Sungai Pinang antara lain yaitu pil ekstasi berwarna biru, berlogo "Mercy" sebanyak empat plastic berjumlah 302 butir dengan berat 100,36 Gram/Brutto.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved