Breaking News:

Strategi Inspirasi dari “Sekolah Bintang”

HIKMAH dari pandemic Covid-19 yang telah memberikan batasan ruang dan gerak masyarakat. Meski demikian tidak menyurutkan api semangat terus berkarya.

Editor: Sumarsono
HO
Umi Putri Ibalia, Guru Madarasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Balikpapan 

Oleh: Umi Putri Ibalia

Guru Madarasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Balikpapan

TRIBUNKALTIM.CO - HIKMAH dari pandemic Covid-19 yang telah memberikan batasan ruang dan gerak masyarakat. Meski demikian tidak menyulutkan api semangat kepala sekolah, guru, ibu rumah tangga, dan masyarakat  untuk terus  berkarya dan bernilai.

Semangat membara men-charging sel-sel syaraf yang sekian lama tertidur dan bangkit mereposisi diri agar para murid memanfaatkan waktu, kerja keras dengan kecepatan yang optimal penuh keseimbangan di  era tekhnologi revolusi 5.0.

Ini adalah salah satu injeksi spirit dari seorang ilmuwan multitalenta Prof Dr Ir Imam Robandi. Dia adalah seorang pendidik, enjinir, motivator, seniman, budayawan, tokoh masyarakat, guru besar dan seorang inspirator ulung dengan 1.500 murid tersebar di seluruh penjuru pelosok Tanah Air dalam komunitas sosial yang dibangun di IRo-Society dalam 73 grup.

Waktu terus berputar dan tidak pernah kembali ke bentuk semula. Para pemimpin dalam suatu instansi, kepala sekolah maupun guru dalam dunia  pendidikan suka tidak suka  harus menyesuaikan diri di era abad ke 21.

Tanpa penyesuaian diri, tidak pernah mau belajar maka yang terjadi ketertinggalan, minim pengetahuan, dan informasi. Begitu juga dengan para orang tua harus menyesuaikan diri menjadi seorang guru.

Sebagai pengganti guru selama pembelajaran daring,  orangtua harus cerdas dan terampil mendampingi putra-putrinya menjadi  contoh keteladanan. Tidak ada yang tidak mungkin jika dimulai keinginan untuk belajar dan berubah. Semua harus di latih dari diri, niat  dan punya semangat yang kuat.  

Prof  Imam Robandi menyampaikan dalam Kajian Spesial Jumat Malam (KSJM), 25 Desember 2020, tidak mudah membangun semangat, apalagi semangat kebersamaan dalam satu tim. Kurang ilmu mudah dicari, kurang uang bisa pinjam di bank, namun kurang semangat tak ada satupun bank dunia yang bisa meminjamkan semangat. Maka lengkaplah penderitaan jika hidup ini kurang semangat atau semangatnya sedikit.

IRo-Society adalah suatu komunitas yang di angun oleh Prof Imam Robandi untuk empowering and enlightening para murid di seluruh Indonesia maupun di Negeri Sakura.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved