Breaking News:

Virus Corona di Balikpapan

Penjualan Ritel Krisbow di Balikpapan Kala Pandemi Tetap Dulang Untung, Produk Safety Jadi Primadona

Pandemi Corona ( covid-19 ) turut berdampak ke hampir semua emiten, termasuk emiten yang bergerak di sektor perdagangan.

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Kendati pandemi Corona atau covid-19, khusus produk Krisbow, omzet penjualan tidak terlalu berdampak negatif. Mendekati akhir tahun capaian penjualan produk Krisbow di Cabang Balikpapan hampir mencapai 100 persen. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pandemi Corona ( covid-19 ) turut berdampak ke hampir semua emiten, termasuk emiten yang bergerak di sektor perdagangan kecil (ritel).

Menjelang tutup tahun 2020 kasus baru covid-19 masih bertambah, bahkan sempat melonjak kembali.

Kendati demikian, khusus produk Krisbow, omzet penjualan tidak terlalu berdampak negatif.

Mendekati akhir tahun capaian penjualan produk Krisbow di Cabang Balikpapan hampir mencapai 100 persen.

Baca juga: Tekan Penyebaran Covid-19, Pemkab Berau Kembali Melakukan Sejumlah Pembatasan Selama 2 Pekan

Baca juga: Update Covid-19 di Kukar, Kasus Alami Penurunan dari Minggu Sebelumnya

Baca juga: Menkes Budi Gunadi Sadikin Minta Para Ahli Pelajari Strain Baru Virus Corona

Baca juga: GAWAT, Tren Covid-19 di Bontang Terus Melonjak, Sepekan Terakhir Virus Corona Telan 2 Korban Jiwa

Menurut ADSM PT Krisbow Indonesia cabang Balikpapan, Yuan Antonio di masa pandemi, penjualan produk berkaitan dengan penanggulangan covid-19 naik sebesar 70 persen pada tahun sebelumnya.

Seperti produk thermogun atau pengatur suhu dan coverall serta kebutuhan lainnya. Kenaikan tersebut naik jika dibandingkan pada bulan yang sama pada tahun sebelumnya.

"Penjualan pada produk penanggulangan Covid naik signifikan. Ini sesuai dengan perubahan gaya hidup kebiasaan masyarakat," ujarnya, Selasa (29/12/2020).

Jika sebelumnya kebutuhan untuk penanggulangan kesehatan itu hanya untuk Rumah Sakit dan Puskesmas. Namun kini individu, dan perusahaan membutuhkan peralatan tersebut.

Hal ini membuat permintaan alat pelindung diri meningkat penjualannya sepanjang tahun ini. Namun begitu, pada awal pandemi, trafik penjualan di store mengikuti tren kunjungan di mal. Sehingga ada sedikit penurunan kunjungan.

Baca juga: Kunjungan Pusat Perbelanjaan Meningkat, Satgas Covid-19 Balikpapan Perketat Pengawasan di Mall

Baca juga: Jelang Tahun Baru 2021, Kodim 0907 Tarakan Rutin Patroli Protokol Kesehatan

Baca juga: Pendisiplinan Protokol Kesehatan, Tim UKL Polres Paser Pantau Kegiatan Warga di Malam Hari

Baca juga: Bansos Sudah Dicairkan 7 Kali Selama Pandemi, Kadinsos Balikpapan Tegaskan Tahun Depan tak Ada Lagi

"Tapi penurunan pada trafik kunjungan di store tidak berpengaruh signifikan pada penjualan. Karena pola pemasaran secara otomatis berubah," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Heriani AM
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved