Breaking News:

Ibu Kota Negara

Persiapan Ibu Kota Negara di Kaltim, Pemkab Kukar Beber Pengembangan Infrastruktur dan Teknologi

Sekretaris Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Kutai Kartanegara ( Kukar ), Muslik, memaparkan

Penulis: Sapri Maulana | Editor: Budi Susilo
HO/PEMKAB KUKAR
Sekretaris Dinas Perikanan dan Kelautan Kutai Kartanegara (Kukar) Muslik, Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG – Sekretaris Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Kutai Kartanegara ( Kukar ), Muslik, memaparkan, akan ada pengembangan teknologi dan Infrastruktur perikanan di Kabupaten Kukar, Provinsi Kalimantan Timur.

"Untuk teknologi hasil perikanan sejauh ini masih stagnan, masih terbatas kepada pengasinan pengasapan atau diolah menjadi kerupuk atau amplang," kata Muslik, saat diwawancara TribunKaltim.co, belum lama ini.

Ke depan pihaknya akan mencoba, pengembangan teknologi untuk mengolah rumput laut. Rencananya akan bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk difasilitasi ke arah industri.

"Paling tidak industri dalam bentuk karajinan atau agar, tidak dijual dalam bentuk kering begitu saja," ucapnya.

Baca juga: Pemkab Kukar Serahkan LHP Program Penanggulangan Kemiskinan Tahun 2016-2020

Baca juga: IKN jadi Prioritas, Kominfo RI Bakal Bangun Jaringan 5G dengan Design Outonomous di Ibu Kota Negara

Baca juga: PPU Ikut Hari Nusantara, Nelayan di Lokasi Calon Ibu Kota Negara Dapat Bantuan, Mahfud MD Beri Pesan

Baca juga: Menatap Ibu Kota Negara di Kaltim, DLH Balikpapan Beri Masukan, Hindari Beban Lingkungan Hidup

Baca juga: Tahun Depan, Hotel dan Restoran di Balikpapan jadi Primadona, Ibu Kota Negara Turut Beri Andil

Kalo ikan ada pengalengan, hal ini menurutnya juga sebagai antisipasi lonjakan penduduk dalam rangka kedatangan Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur.

Untuk mendorong hal tersebut, pihaknya akan membangun infrastruktur seperti tempat pelelangan ikan dan tempat pembibitan udang

Dirinya juga akan mendorong untuk perikanan air tawar di Loa Kulu terutama produksi benih ikan lele, nila, dan emas.

"Untuk produksi benih kita sebenarnya tinggi kita bisa mensuplai kawasan kaltim, tapi tetap harus ditingkatkan dengan potensi besar yang ada," kata Muslik.

Baca juga: Anggota DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi Program Pemberdayaan Petani di Lokasi Calon Ibu Kota Negara

Baca juga: CEO Badan Otorita Ibu Kota Baru Ternyata Sudah Diputuskan Jokowi, Berikut Rekam Jejak 4 Kandidat

Muslik melanjutkan, pihaknya juga akan membangun Infrastruktur seperti sentra agribis perikanan, pasar benih kemudian mendorong Pekerjaan Umum untuk membuat Jembatan jalan usaha produksi, saluran utama maupun sekunder ke kolam.

"Pembangunan tersebut bukan cuma tanggung jawab DKP semata tetapi kerjasama semua stakeholder yang dalam hal ini instansi lintas sektor," kata Muslik.

 Dukung Ketahanan Pangan

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved