Breaking News:

Upaya Keselamatan Lalulintas, Jasa Raharja Tarakan Rutin Pemeriksaan Kesehatan

Kepala Perwakilan Jasa Raharja Tarakan, Ahmad Arkan Nugraha menyampaikan Jasa Raharja Tarakan rutin laksanakan pemeriksaan kesehatan.

TRIBUNKALTIM.CO/RISNAWATI
Jasa Raharja Tarakan lakukan pemeriksaan kesehatan di Pelabuhan Tengkayu 1 Tarakan.TRIBUNKALTIM.CO/RISNAWATI 

TRIBUNKALTIM.CO,TARAKAN - Kepala Perwakilan Jasa Raharja Tarakan, Ahmad Arkan Nugraha menyampaikan Jasa Raharja Tarakan rutin laksanakan pemeriksaan kesehatan.

"Awalnya sasara kami adalah pengemudi angkutan umum, namun seiring berkembangnya zaman, kita lakukan di pelabuhan, bandara, dan terminal," ujarnya, Selasa (29/12/20)

Karena Kota Tarakan tidak memiliki terminal, kata dia, sehingga pemeriksaan kesehatan difokuskan di pelabuhan yang ada di Kota Tarakan.

Baca juga: Tahun Depan, Hotel dan Restoran di Balikpapan jadi Primadona, Ibu Kota Negara Turut Beri Andil

Baca juga: Kasus Corona Melonjak, Ruang ICU Covid di Semua RS Balikpapan Penuh, Rencana Siapkan Tenda Darurat

Baca juga: Gadis 14 Tahun Dirudapaksa Pacar, Ibu Korban Lapor Polisi Setelah Lihat Bekas Ini di Tubuh Putrinya

"Karena di pelabuhan banyak mobil dari penumpang. Jadi sekarang semua, tidak hanya nahkoda kapal, tapi buruh dan para penumpang juga kita periksa," jelasnya.

Sementara itu ia sampaikan, pemeriksaan kesehatan itu dilaksanakan dua kali dalam sebulan.

"Keluhan kebanyakan darah tinggi, mungkin hanya pemberian obat dan vitamin. Jadi kalau ada keluhan, langsung dikasih obat," ucapnya.

Terkait rapid test, dia katakan tidak dilakukan sehingga fokus pada pemeriksaan kesehatan seperti cek gula darah, asam urat, dan sebagainya.

Baca juga: Ketua DPD PKS Tarakan Terpilih Darmanto Targetkan 5 Kursi Legislatif di Pemilu 2024

Baca juga: Jelang Tahun Baru 2021, Kodim 0907 Tarakan Rutin Patroli Protokol Kesehatan

Baca juga: Siaga di Patok Perbatasan, Balai Karantina Pertanian Tarakan Patroli dengan Pamtas Yonif 623/BWU

"Pemeriksaan hanya kesehatan. Meski ada acuan untuk rapid test namun kita tidak lakukan, takutnya masyarakat malah tidak mau memeriksakan kesehatanya," ungkapnya.

Selain itu dia sampaikan, pihaknya juga melakukan aksi simpatik dengan memberi bingkisan kepada para petugas pengamanan natal dan tahun baru (Pam Nataru)

Sebagai informasi, Pam Nataru ini dilakukan sejak 18 Desember 2020 sampai dengan 4 Januari 2021 mendatang.

Baca juga: Dua Pasien Covid-19 di Tarakan Meninggal, Total Kasus Meninggal di Tarakan Capai 29 Orang

Baca juga: Jadi Tempat Berlabuh Para Nelayan, KNTI Tarakan Berharap Dermaga Lingkas Ujung Segera Direnovasi

Baca juga: Kebakaran di Jalan Mulawarman Tarakan Hanguskan Sebuah Cafe

"Jadi kita kunjungi Posko-posko pengamanan, kita kasih bingkisan, kita bagi-bagi masker juga," tutupnya.

(TribunKaltim.Co / Risnawati )

Penulis: Risnawati
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved