Penanganan Covid

Sebelum Presiden Jokowi, Menkes Budi Gunadi Pastikan Diri Jadi yang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan diri menjadi bagian orang pertama yang bersedia disuntik vaksin covid-19 guna memastikan keamanannya.

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan diri menjadi bagian orang pertama yang bersedia disuntik vaksin covid-19 guna memastikan keamanannya..TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO-Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan diri menjadi bagian orang pertama yang bersedia disuntik vaksin covid-19 guna memastikan keamanannya.

Menurutnya, sebelum Presiden Jokowi menjalani vaksinasi, ia tentu akan menjalaninya terlebih dahulu.

"Kalau Bapak presiden disuntik, sudah pasti menteri kesehatannya harus disuntik duluan," ujar Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers virtualnya, Rabu (30/12/2020).

Baca juga: Penerima Vaksin Covid-19 akan Terima SMS Kemenkes Mulai 31 Desember 2020, Pembagian Jadwal Suntik

Baca juga: Kemenkes Kirim SMS Penerima Vaksin Covid-19 Mulai Kamis 31 Desember 2020, Jadwal Suntik & Prioritas

Baca juga: Menkes: Persetujuan Vaksin Covid-19 akan Selesai Dalam 2 Minggu, Cek Jadwal Suntik Seluruh Indonesia

Diketahui, Presiden Jokowi menyatakan dirinya menjadi penerima pertama vaksin covid-19.

Jokowi berharap dapat memberikan keyakinan kepada masyarakat terhadap vaksin.

Mantan Wakil Menteri BUMN menargetkan, tahap pertama penyediaan dan prosedur vaksin rampung pada minggu pertama dan kedua Januari 2021.

Sehingga Kementerian Kesehatan bisa masuk ke tahap kedua bagaimana mendistribusikan ke seluruh pelosok Indonesia dalam waktu singkat.

"Untuk tenaga kesehatan, tenaga publik, penduduk Indonesia dan yang paling kompleks nantinya adalah tahap terakhir bagaimana penyutikan di seluruh titik pelayanan kesehatan di Indonesia," ungkap Budi.

Baca juga: Pemkot Bontang Usulkan 100 Ribu Vaksin Covid-19, Ini Alasan Walikota Neni Moernieani

Baca juga: Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 Dibuka, Pendaftar Sudah Berjumlah 907 Orang di Kota Samarinda

Baca juga: Eks Menkes Terawan Tak Beri Tanda Tangan, Indonesia Gagal Dapat Vaksin, Politisi PKB Klarifikasi!

Biofarma Akan Produksi 100 Juta Vaksin covid-19

PT Bio Farma (Persero) resmi mengantongi sertifikat perizinan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) untuk produksi vaksin covid-19 dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Dengan demikian Bio Farma sudah sangat layak untuk produksi vaksin covid-19," ujar Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir dalam konferensi pers virtual, Rabu (30/12/2020).

Ia mengatakan, Bio Farma siap untuk mendistribusikan vaksin covid-19.

Biofarma telah membuat sistem yang terintegrasi secara digital untuk memastikan pendistribusian berjalan dengan baik.

"Sehingga bisa memastikan bahwa vaksin ayang akan diberikan ke rakyat Indonesia memenuhi kebutuhan," kata dia.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved