Breaking News:

Instruksi Habib Rizieq Batal Dilaksanakan, Aziz Yanuar Beri Alasan Menohok Soal FPI Tak ke PTUN

Instruksi Habib Rizieq Shihab batal dilaksanakan, Aziz Yanuar beri alasan menohok soal FPI Tak ke PTUN

Alija Berlian Fani/Warta Kota
Markas FPI di Petamburan 

TRIBUNKALTIM.CO - Tim hukum Front Pembela Islam ( FPI) resmi membatalkan gugatan Pengadilan Tata Usaha Negara ( PTUN).

Sebelumnya, Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab menginstruksikan jajarannya untuk menggugat Surat Keputusan Bersama atau SKB 3 Menteri dan Kepala Lembaga ke PTUN.

Diketahui, penetapan FPI sebagai organisasi terlarang disampaikan langsung Menkopolhukam Mahfud MD.

Semula direncanakan selain menggugat ke PTUN, eks anggota FPI berniat membentuk Ormas baru pengganti Front Pembela Islam.

Tim kuasa hukum Rizieq Shihab membatalkan rencana gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara ( PTUN) terkait dengan keluarnya Surat Keputusan Bersama ( SKB) tentang larangan kegiatan, penggunaan simbol, dan atribut serta penghentian kegiatan Front Pembela Islam ( FPI).

Baca juga: Rocky Gerung Ungkap Sesuatu yang Harus Dilarang dari FPI, Bukan Malah Dibubarkan Pemerintah Jokowi

Baca juga: Resmi, Kemendikbud Beri 2 Alternatif Pembelajaran Jarak Jauh, Sekolah Tatap Muka Januari 2021 Batal?

Baca juga: Lengkap, Daftar Hari Libur Nasional & Cuti Bersama 2021, Total Ada 23 Libur, Nasib Cuti Idul Fitri?

Baca juga: Sorot Tewasnya 6 Laskar FPI, Amien Rais Tak Berharap Jokowi, Bagi Kita Syuhada, Bagi Mereka Teroris

"Betul (batal gugat SKB ke PTUN)," ujar anggota tim kuasa hukum Rizieq, Aziz Yanuar, saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (1/1/2021).

Aziz Yanuar mengatakan, pihaknya tak ingin melanjutkan perkara SKB yang dibuat pemerintah.

"Kami batalkan rencana PTUN karena kami duga Surat Keputusan Bersama itu adalah kotoran peradaban.

Sehingga tanggapan kami adalah bahwa kotoran itu kami buang saja di septic tank, selesai," kata Aziz Yanuar.

Pembubaran FPI dituangkan melalui SKB yang ditekan enam pejabat tinggi negara pada Rabu (30/12/2020).

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved