Selasa, 9 Juni 2026

Pasien Covid Terus Meningkat di Berau, Pemkab Tambah Tempat Isolasi, Dirikan Tenda Atau Cari Hotel?

Kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Berau terus mengalami peningkatan, Data terbaru pasien terkonfirmasi covid-19 sudah mencapai 1.203

Tayang:
Penulis: Ikbal Nurkarim |
TRIBUNKALTIM.CO/IKBAL NURKARIM
Plt Bupati Berau Agus Tantomo pihaknya berencana akan kembali menambah tempat isolasi jika pasien terkonfirmasi positif Virus Corona terus mengalami peningkatan jumlah. TRIBUNKALTIM.CO/IKBAL NURKARIM 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB- Kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Berau terus mengalami peningkatan,

Data terbaru pasien terkonfirmasi covid-19 sudah mencapai 1.203 kasus, di mana 499 orang di antaranya masih menjalani perawatan, Jumat (1/1/2021).

Akibat jumlah tersebut tempat isolasi yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Berau telah penuh di antaranya RSUD Dr Abdul Rivai, RSD eks Hotel Cantika juga gedung milik perusahaan swasta Sinar Mas.

Baca juga: Soal Pembubaran FPI, Ketua Syuro FPI Kaltim Minta Anggota Tetap Tenang dan Tidak Bertindak Anarkis

Baca juga: Cerita Kapolresta Samarinda 9 Kali Mandi, Terpapar Covid-19, Selalu Bahagia itu Penting

Baca juga: Malam Tahun Baru di Balikpapan, Lapangan Merdeka Bak Kota Mati, Terlihat Sepi tanpa Aktivitas Warga

Sehingga pasien yang tidak memiliki gejala atau gejala ringan terpaksa isolasi mandiri.

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Berau Agus Tantomo mengatakan, pihaknya berencana akan kembali menambah tempat isolasi jika pasien terkonfirmasi positif Virus Corona terus mengalami peningkatan jumlah.

"Salah satu opsi kita jika pasien terus bertambah maka tidak menutup kemungkinan akan mendirikan tenda darurat namun saat ini pemerintah sedang melakukan negosiasi dengan salah satu hotel di Berau," kata Agus ke TribunKaltim.co.

"Kalau dapat hotel maka tentu yang kita utamakan menjadikan hotel itu sebagai ruang isolasi dari pada mendirikan tenda," tuturnya.

Agus Tantomo mengungkapkan, memilih hotel sebagai tempat isolasi bukan tanpa kendala karena masih bisa mendapat penolakan baik dari karyawan ataupun pengunjung hotel itu sendiri.

Baca juga: Cegah Kerumunan di Malam Pergantian Tahun Baru, Sejumlah Ruas Jalan di Berau Ditutup

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkab Berau Minta Perusahaan tak Beri Izin Cuti Karyawannya Keluar Daerah

Baca juga: Malam Pergantian Tahun 2020, Pemkab Berau Berlakukan Jam Malam

"Kendala yang biasa kita alami untuk mendapatkan hotel seperti pemilik memberi izin manajemen tapi anak buah mereka tidak mau, itu kan sulit, ada juga semua pihak mau tapi berdampak pada tamu hotel lain yang enggan ke hotel itu karena menilai mudah terpapar karena dijadikan tempat isolasi,

Sehingga nanti jika kita mendapat hotel misal pemilik setuju, manajemen termasuk karyawan juga setuju maka kita akan kontrak satu hotel itu sehingga tidak perlu lagi mengambil tamu dari luar," ujarnya.

Selain tempat isolasi, lokasi pemakaman juga menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Berau karena kondisi pasien meninggal juga terus bertambah yang saat ini sudah tercatat 16 pasien covid-19 meninggal di Bumi Batiwakkal.

Untuk pemakaman sendiri, kata Agus Tantomo, pihaknya telah melakukan penambahan lahan di lokasi pemakaman covid-19 di Bukit Ria Kelurahan Gunung Panjang.

"Lokasinya masih di Bukit Ria tapi semoga penambahan lahan ini tidak terpakai, artinya kita berharap tidak ada lagi pasien terkonfirmasi positif meninggal," tuturnya.

Upaya memutus dan mengendalikan penyebaran covid-19 sendiri, Pemerintan Kabupaten Berau telah melakukan sejumlah langkah di antaranya kembali melakukan pembatasan.

Kafe, restoran atau pedagang kaki lima diminta tidak melayani pelanggan makan di tempat atau harus take away.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved