Breaking News:

Sempat Ambruk, Pemkab Kukar Gunakan Biaya Tak Terduga Bangun Jembatan di Desa Sebulu Ilir

Sempat ambruk, Pemkab Kukar gunakan biaya tak terduga bangun jembatan di Desa Sebulu Ilir

HO/Prokom Setkab Kukar
Kondisi terkini jembatan di Desa Sebulu Ilir, Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara, usai rampung dikerjakan Pemkab Kukar atas instruksi Bupati Edi Damansyah. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG – Sempat ambruk, Pemkab Kukar gunakan biaya tak terduga bangun jembatan di Desa Sebulu Ilir.

Jembatan di Desa Sebulu Ilir sempat ambruk saat dilintasi truk bermuatan batu latrik.

Tak ada korban jiwa saat itu, namun truk tenggelam di sungai, dan telah dievakuasi beberapa hari lalu.

Baca juga: 30 Personel Gabungan Gelar Patroli pada Malam Tahun Baru di Tenggarong, Sasar Kafe dan Rumah Makan

Baca juga: Kapolsek Tenggarong Tegaskan tak Ada Perayaan Malam Tahun Baru, Melanggar akan Dibubarkan

Baca juga: 78 Napi di Lapas Klas IIA Tenggarong Kukar Dapat Remisi Khusus Pada Natal Tahun Ini

Kabar baik untuk warga Sebulu Ilir, Kecamatan Sebulu.

Pemkab Kukar melalui instansi terkait akhirnya merampungkan pembangunan jembatan.

Kini, warga dapat kembali melintasi jembatan tersebut sejak akhir tahun 2020 lalu.

Hal tersebut sesuai dengan instruksi Bupati Kukar Edi Damansyah, tak lama setelah meninjau jembatan ambruk di sana.

Saat itu, Edi Damansyah menekankan, agar pembangunan jembatan sementara harus segera dituntaskan, agar tidak mengganggu alur transportasi masyarakat di Sebulu.

“Saya ingin memastikan peristiwa itu tidak berdampak luas terhadap sisi ekonomi dan sosial masyarakat. Misalnya distribusi sembako,” kata Bupati Kukar Edi Damansyah, saat meninjau Jembatan Sebulu yang ambruk, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Malam Natal 2020 di Tenggarong, Hasil Pantauan Forkopimda Berlangsung Kondusif

Baca juga: 2 Pasien Covid-19 di Kukar Meninggal Dunia, Asal Tenggarong dan Marang Kayu dari Penyakit Penyerta

Baca juga: Remaja 17 Tahun Selundupkan Narkoba ke Lapas Tenggarong, Kemasan Sabu Dimasukkan dalam Bakso

Lokasi jembatan berada di RT 5, Desa Sebulu Ilir.

Berstatus sebagai tanggap darurat, Pemkab Kukar menggunakan biaya tak terduga (BTT), senilai sekitar Rp 35 juta.

Pengerjaannya, dikerjakan secara swakelola masyarakat type 4.

(TRIBUNKALTIM.CO/SAPRI MAULANA)

Penulis: Sapri Maulana
Editor: Christoper Desmawangga
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved