Breaking News:

Penanganan Covid

Tantangan Distribusi Vaksin Covid-19 di Indonesia Negara Kepulauan, Rentan Mengalami Kerusakan

Tantangan Distribusi Vaksin Covid-19 di Indonesia Negara Kepulauan, rentan rusak.

istimewa/Sekretariat Presiden
Vaksin Covid-19 buatan Sinovac yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu malam, (6/12/2020), langsung dibawa menuju Kantor Pusat Bio Farma di Kota Bandung. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Tantangan distribusi vaksin Covid-19 di Indonesia Negara Kepulauan, rentan rusak

Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM ) mengakui pendistribusian vaksin Covid-19 ke seluruh Indonesia memerlukan usaha besar.

 Hal itu disampaikan Juru bicara program vaksinasi COVID-19 dari BPOM, Lucia Rizka Andalusia dalam konferensi pers yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Senin (4/1/2021).

"Mengingat Indonesia adalah negara kepulauan dan tentunya dibutuhkan suatu usaha yang besar untuk dapat mendistribusikan vaksin sampai ke titik-titik penyuntikan," ujar Lucia.

Baca juga: Penanganan Covid-19, Vaksin Coronavac Lulus Uji Sertifikasi Lot Release, Total Sudah 1,2 Juta

Baca juga: Peserta Vaksinasi Covid-19 Perlu Registrasi Ulang, Pemberitahuan via SMS

Baca juga: Seperti Apa Alur Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 via SMS? Begini Penjelasannya

Ia mengatakan, sesuai dengan arahan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin maka pendistribusian vaksin mulai dilaksanakan ke daerah-daerah, yang bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan program vaksinasi.

"Juga sebagai langkah persiapan bagi petugas-petugas di daerah tentunya," tutur perempuan yang juga menjabat sebagai Direktur Registrasi Obat BPOM ini.

Luci melanjutkan, sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 19 tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan vaksinasi dalam rangka Penanggulangan Pandemi Corona Disease 2019 (Covid-19), vaksinasi baru dapat dilaksanakan jika vaksin telah mendapatkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari BPOM.

BPOM juga memastikan disepanjang jalur distribusi vaksin harus dalam keadaan baik dan efektif saat digunakan masyarakat.

 "Hal ini penting karena vaksin merupakan produk yang rentan mengalami kerusakan jika suhu penyaluran dan penyimpanan tidak sesuai persyaratan. Maka pengawasan dan pemantauan mutu vaksin ini terus dilakukan," jelas Lucia.

Pelaksanaan program vaksinasi yang dilakukan bertahap dan masih memerlukan waktu, diharapkan masyarakat ikut berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan vaksinasi yang sudah disiapkan oleh pemerintah.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved