Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

WhatsApp Sekretaris KPU Balikpapan Diretas, Pelaku Minta Sejumlah Uang Pakai Akun Syabrani

WhatsApp Sekretaris KPU Balikpapan diretas, pelaku minta sejumlah uang.

Tribunkaltim.co, Aris Joni
Sekretaris KPU Kota Balikpapan, Syabrani 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - WhatsApp Sekretaris KPU Balikpapan diretas, pelaku minta sejumlah uang.

Beberapa waktu lalu, Kasi Ops Basarnas Balikpapan, Octavianto menjadi korban tindak peretasan terhadap akun WhatsApp miliknya.

Namanya dicatut oleh orang tidak bertanggungjawab dengan iming-iming dapat mengambilkan barang lelang.

Namun dengan meminta transferkan sejumlah uang lebih dahulu.

Kini kejadian serupa dialami oleh Sekretaris KPU Balikpapan, Syabrani.

Dimana akun whatsappnya diretas oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

Baca juga: Terungkap Kritik Jack Ma ke Pemerintah China, Bos Alibaba Hilang tanpa Kabar, Video Lawas Viral Lagi

Baca juga: Penumpang Penerbangan Turun di Bandara Juwata Tarakan, Namun Volume Kargo Naik

Baca juga: Sebagai Penerima Vaksin, Sejumlah Tenaga Kesehatan di Berau Terima Pemberitahuan Lewat SMS

Akun Whatsapp atas nama Sekretaris KPU tersebut meminta sejumlah uang hingga jutaan rupiah yang memaksa disegerakan untuk mentransfernya.

Di mana, pesan tersebut sebagian besar diterima beberapa rekan wartawan di Balikpapan.

"Iya, di hack orang. Enggak tau kenapa bisa begini," ungkapnya, Selasa (5/1/2021).

Pada saat itu dirinya baru tersadar saat salah seorang wartawan menelpon dirinya yang menanyakan kebenaran jika dirinya memang meminta uang untuk segera ditransferkan uang.

"Aku baru tau pas ada yang nelpon. Betul kah bapak mau pinjam uang Rp 5 jt ke saya? Nah, kaget aku. Enggak ada ku bilang kan," paparnya.

Baca juga: NEWS VIDEO Resmi Berlaku Kebiri Kimia Tuai Polemik, Komnas HAM Ini Bentuk Penyiksaan

Baca juga: Sindikat Narkoba Kutai Timur Dibongkar Polisi, 3 Warga di Kutim Dijeblos ke Penjara

Baca juga: AC Milan vs Juventus, Duel Sarat Gengsi Tanpa Pemain Kunci, Pioli: Bukan Penentu Gelar Liga Italia

Mengetahui hal tersebut Syabrani pun langsung meminta kepada seluruh orang yang mengenalnya agar tidak merespon pesan tersebut, jika mendapatkan hal seperti itu.

"Enggak usah ditanggapi lah yang begitu-begitu. Karena bukan saya kan,” tutupnya. (TribunKaltim.Co/Mohammad Zein Rahmatullah)

Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah
Editor: Muhammad Fachri Ramadhani
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved