Breaking News:

News Video

NEWS VIDEO Akibat Diet, Juwita Bahar Sempat Koma 15 Hari di Rumah Sakit

Alih-alih memiliki berat badan yang sehat, hal itu justru berdampak buruk pada kesehatannya.

Editor: Faizal Amir

TRIBUNKALTIM.CO - Penyanyi dangdut Juwita Bahar menceritakan kisah dirinya yang pernah terbaring koma di rumah sakit selama 15 hari karena mengidap penyakit serius pada bagian otak sewaktu berusia 10 tahun.

Penyebab penyakit serius itu berasal dari pola diet yang diterapkannya. Karena masalah berat badan, saat itu ia menjauhi nasi selama dua tahun.

Alih-alih memiliki berat badan yang sehat, hal itu justru berdampak buruk pada kesehatannya.

"Jadi kayak protein dan karbohidratnya enggak seimbang. (Gara-gara itu) aku sakit maag, terus panas dan demam," ucap Juwita saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (5/1/2020).

Efek pola makan rendah karbohidrat

Baca juga: NEWS VIDEO Profil Komjen Petrus Golose, Resmi jadi Jenderal Bintang Tiga

Baca juga: NEWS VIDEO Akhirnya Gisel Minta Maaf ke Gading Marten & Wijin

Karbohidrat adalah sumber utama energi bagi tubuh.

Dilansir Science Daily, penulis sebuah studi besar yang dipresentasikan di ESC Congress 2018, Professor Maciej Banach, of the Medical University of Lodz mengungkapkan, pola makan rendah karbohidrat sangat tidak aman dan harus dihindari.

Meski dalam jangka pendek dapat bermanfaat untuk menurunkan berat badan, menurunkan tekanan darah dan mengontrol gula darah, namun studi yang dilakukannya menemukan bahwa pola makan tersebut dapat berdampak buruk untuk jangka panjang.

"Kami menemukan bahwa orang-orang yang menerapkan pola makan rendah karbohidrat memilki risiko kematian dini lebih tinggi."

"Peningkatan risiko lainnya termasuk kematian karena penyakit jantung koroner, stroke dan kanker. Pola makan ini harus dihindari," ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved