Berita Balikpapan Terkini
Marak Beredar Oli Palsu di Pasaran, Astra Motor Kaltim 1 Bagikan Tips Kenali Oli Asli
Oli memliki peran penting dalam melumasi dapur pacu kendaraan. Cairan ini bertugas untuk mencegah terjadinya gesekan antar komponen mesin. Kebutuhan
Penulis: Heriani AM |
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Oli memliki peran penting dalam melumasi dapur pacu kendaraan.
Cairan ini bertugas untuk mencegah terjadinya gesekan antar komponen mesin.
Kebutuhan akan oli, berbanding lurus dengan minat masyarakat Indonesia untuk memiliki motor terus meningkat setiap tahunnya.
Baca juga: UPDATE Virus Corona di Balikpapan, Grafik Kasus Mulai Meroket, 6 Balita Ikut Terpapar Covid-19
Baca juga: Jalan Km 11 Balikpapan-Samarinda Kaltim Sudah Selesai, Masuk Rencana Beautifikasi
Baca juga: Harga Sembako di Balikpapan, Komoditi Cabai Rawit Naik, Tembus Rp 100 Ribu per Kilogram
Melansir dari data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), saat ini ada sekitar 143,75 juta motor yang beredar di Indonesia.
Namun begitu, masih banyak oknum yang memanfaatkan untuk memproduksi oli palsu.
Menjadi masalah klasik, namun sering dijumpai di pasaran.
Astra Motor Kaltim 1 yang merupakan main dealer motor Honda area Balikpapan, Penajam Paser Utara, Paser, Berau, dan Kalimantan Utara melalui Vincent selaku Parts Supervisor-nya membagikan tips aman memilih oli asli dan palsu, khusus merk AHM Oil, khusus untuk sepeda motor Honda.
Ada tiga cara yang dibeberkan.
Pertama, kode pengaman di tutup botol wajib di perhatikan.
Oli AHM asli memiliki kode pengaman yang sejajar dengan tutup botol.
"Sedangkan yang palsu tidak sejajar atau bahkan tidak punya pengaman," ujar Vincent dalam siaran resmi yang diterima, Minggu (10/1/2021).
Kedua, cetakan kode pada bagian bawah botol.
Yang asli memiliki 4 cetakan kode, sedangkan yang palsu kurang dari 4 atau tidak berjumlah 4.
Ketiga, jendela botol. Oli AHM asli memiliki jendela botol.
Untuk melihat isi di dalam botol berukuran kecil, sedangkan yang palsu ukurannya lebar.
"Lalu bagaimana Jika botol oli sudah terlanjur dibuka? Di sini kita juga dapat mencium bau oli tersebut," tuturnya.
Jika aroma yang tercium seperti bekas terbakar tengik maka Anda perlu waspada oli palsu.
Oli asli memiliki aroma harum yang khas oli baru.
"Dan disarankan untuk membeli dan melakukan penggantian di jaringan AHASS dan toko resmi," ucapnya.
(TribunKaltim.co/Heriani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/astra-motor-kaltim-1-membagikan-tips-cara-membedakan-oli-asli-dan-palsu-untuk-kendaraan-roda-dua.jpg)