Breaking News:

Pria Dibacok Hingga Tewas

Pelaku Pembacokan Pria Paruh Baya Idap Skizofrenia, Merasa Dikucilkan Hingga Picu Aksi Brutal

Tindakan di luar nalar dan brutal dilakukan Juliadi (39) terhadap La Iroji (61), tetangganya. Juliadi melakukan pembacokan terhadap La Iroji hingga t

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Tempat duduk korban La Iroji (61) terakhir, sebelum ia tewas dibacok pelaku Juliadi (40) yang tak lain tetangganya sendiri. Pelaku diduga mengidap penyakit kejiwaan yakni Skizofrenia dan kini sedang menjalani observasi selama 14 hari di RSJD Atma Husada. TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Tindakan di luar nalar dan brutal dilakukan Juliadi (39) terhadap La Iroji (61), tetangganya.

Juliadi melakukan pembacokan terhadap La Iroji hingga tewas.

Perbuatan nekat pria yang diduga masih mengidap skizofrenia tersebut dengan sadis menghabisi nyawa tetangganya sendiri.

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Balikpapan, Grafik Kasus Mulai Meroket, 6 Balita Ikut Terpapar Covid-19

Baca juga: Jalan Km 11 Balikpapan-Samarinda Kaltim Sudah Selesai, Masuk Rencana Beautifikasi

Baca juga: Harga Sembako di Balikpapan, Komoditi Cabai Rawit Naik, Tembus Rp 100 Ribu per Kilogram

Setelah melukai pria paruh baya menggunakan kapak, Juliadi langsung diamankan warga sebelum akhirnya jajaran Polsek Sungai Pinang membawanya.

Juliadi diduga masih mengidap ganguan kejiwaan yaitu skizofrenia, dan kini harus menjalani observasi kejiwaan selama 14 hari.

Mengenai penyakit kejiwaan ini, Direktur Rumah Sakit Jiwa Daerah atau RSJD Atma Husada Mahakam, dr Jaya Mualimin memberi penjelasan.

Jika tindakan brutal yang dilakukan bisa dipicu dari berbagai hal.

Meskipun sebelumnya, Juliadi pernah menjalani perawatan dan sedang rawat jalan. 

Dari pengamatannya, hal tersebut bisa dipengaruhi dari hubungan keluarga yang kurang harmonis, tidak mendapat perhatian, dan pengobatan yang tidak teratur. 

Baca juga: BREAKING NEWS Tragedi Berdarah, Pria Paruh Baya Diserang Tiba-tiba, Dibacok 2 Kali Hingga Tewas

Baca juga: Berakhir Tragis, Pria Paruh Baya Tewas Dibacok di Tengah Rencana Hajatan Keluarga

Baca juga: Pelaku Pembacokan Dibawa ke RSJD Atma Husada, Jalani Observasi Terkait Kondisi Kejiwaannya

Stigma buruk dari masyarakat tentang Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) hingga adanya penyakit bawaan bisa memperburuk proses penyembuhan. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved