Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Dampak Positif dari Rencana Merger Tokopedia dan Gojek

Dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan keuntungan konsumen lebih dominan dari rencana merger Gojek dengan Tokopedia.

TRIBUNKALTIM.CO/HO
Ilustrasi-Dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan keuntungan konsumen lebih dominan dari rencana merger Gojek dengan Tokopedia.TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan keuntungan konsumen lebih dominan dari rencana merger Gojek dengan Tokopedia.

Adapun isu dominasi pasar yang mungkin menjadi perhatian Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) diminta agar dinilai secara lebih bijak.

Menurut Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Aviliani menyebut, tidak ada relevansi antara isu asing vs tidak asing.

Baca juga: Tak Kantongi IMB, Pemkot Balikpapan Didesak Hentikan Pembangunan PT KRN di Teluk Waru

Baca juga: Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Gubernur Kaltim Isran Noor Optimis, Ibu Kota Negara Tetap Jalan

Baca juga: PT Sahabat Sawit Sejahtera Akui Lahan Warga di Desa Putang Paser Belum Dibebaskan

KPPU tak boleh dianggap ini dominasi pasar karena kita punya Undang-Undang (UU) Persaingan Usaha kan.

"Trennya ke depan ini pasti akan ada banyak perusahaan yang akan merger dan akuisisi,” kata Aviliani seperti dikutip dalam siaran pers yang diterima TribunKaltim.Co, Selasa (12/1/2021).

Kacamata KPPU, menurutnya, memang tidak bisa hanya lihat dari satu sisi saja. Perlu melihat perspektif lain bahwa persaingan ini sehat.

Baca juga: Bukan Isu Monopoli, Merger Tokopedia Gojek Dianggap Lebih Berdampak Positif bagi Konsumen

Baca juga: Buruan, Beli Yamaha di Tokopedia Edisi November Banyak Untungnya

Berkaitan dengan rencana merger Tokopedia dengan Gojek, dinilai Aviliani sebagai praktik bisnis yang wajar karena ekosistem akan terjadi dengan sendirinya dengan win-win solution.

Tokopedia adalah platform jual beli barang dan menjadi salah satu e-Commerce yang menguasai pasar.

"Sedangkan Gojek punya ekosistem layanan transportasi, makanan, dan lainnya. Gojek belum punya e-Commerce. Dengan merger maka keduanya semakin besar," jelas perempuan berambut sebahu ini.

Ekosistem digital yang lebih kuat berpotensi terbangun dari penggabungan dua entitas tersebut.

Halaman
12
Penulis: Heriani AM
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved