Breaking News:

Kebakaran Pasar di Nunukan

Pelaku Pembakar Rumah dan Bacok 7 Orang Meninggal Dunia di IGD RSUD, Akibat Infeksi Perut

Tersangka pelaku pembakaran rumah yang sebabkan 62 bangunan rumah di Nunukan ludes terbakar api meninggal dunia

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/FELIS
Kapolsek Nunukan, Iptu Randhya Sakhtika.TRIBUNKALTIM.CO/FELIS 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Tersangka pelaku pembakaran rumah yang sebabkan 62 bangunan rumah di Nunukan ludes terbakar api sekaligus menganiaya 7 orang dengan sebilah parang, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa (12/01/2021) pukul 01.30 Wita, dini hari.

Tersangka yang bernama Andi Sudarmin (44) itu meninggal dunia di ruangan IGD RSUD Nunukan.

Saat dikonfirmasi, hal itu dibenarkan Kapolsek Nunukan, Iptu Randhya Sakhtika.

Baca juga: Tak Kantongi IMB, Pemkot Balikpapan Didesak Hentikan Pembangunan PT KRN di Teluk Waru

Baca juga: Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Gubernur Kaltim Isran Noor Optimis, Ibu Kota Negara Tetap Jalan

Baca juga: PT Sahabat Sawit Sejahtera Akui Lahan Warga di Desa Putang Paser Belum Dibebaskan

"Iya benar tadi malam pukul 01.30 saya saya mendapat informasi dari personel yang berjaga di IGD RSUD Nunukan bahwa tersangka penganiayaan meninggal dunia. Saya bergegas ke sana dan mengecek ternyata benar.

Setelah itu kami mencari rumah keluarga duka di Sei Menteri. Pada pukul 03.00 Wita kami antar jenazah ke rumah duka," kata Iptu Randhya Sakhtika kepada TribunKaltim.Co, pukul 12.00 Wita.

Diduga tersangka Andi Sudarmin (alm) alami gangguan jiwa sehingga pada Minggu (10/01/2021) malam membakar sendiri rumah yang ia kontrak di Inhutani, RT 10, Kelurahan Nunukan Utara.

Baca juga: HUT ke 48, DPC PDI Perjuangan di Nunukan Kaltara Bagikan 48 Tumpeng kepada 3 Panti Asuhan

Baca juga: Bupati Asmin Laura Menilai Standar Pelayanan Minimal Bidang Pendidikan di Nunukan Terbilang Susah

Akibat ulah pria yang kesehariannya sebagai nelayan rumput laut itu, sebanyak 62 rumah ludes terbakar api.

Informasi yang dihimpun dari Lurah Nunukan Utara, 62 rumah itu terdiri dari 56 rumah warga dan 6 fasilitas umum diantaranya Pos Bea Cukai, Pos Polisi, Pos Dishub, Pos Perikanan, dan lainnya.

Sementara itu, 56 rumah terisi 72 kepala keluarga (KK).

Diketahui pada pukul 11.00 Wita, Kapolsek Nunukan serta personel lainnya ikut mendampingi keluarga tersangka ke pemakaman Muslim yang ada di belakang Taman Makam Pahlawan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved