Breaking News:

Integrasikan Nilai-nilai Agama dalam Peta Jalan Pendidikan Nasional

Mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan salah satu tugas konstitusional Pemerintah dan Negara Republik Indonesia.

HO
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian 

Saat ini, Pemerintah sedang menyusun Peta Jalan Pendidikan Nasional 2020-2035, yang diharapkan dapat menjadi acuan kebijakan pendidikan yang terarah.

Dengan adanya peta jalan ini, diharapkan kita memiliki acuan kebijakan pendidikan yang konsisten, dan tidak berubah-ubah terlepas dari bergantinya rezim.

Dalam rangka mendapatkan masukan dari berbagai kelompok masyarakat, kami dari Komisi X DPR RI menggelar berbagai diskusi, termasuk dengan perwakilan dari organisasi kemasyarakatan di bidang keagamaan.

Pada 12 Januari kemarin, saya bersyukur dapat berdiskusi dan mendapatkan langsung masukan dari perwakilan MUI, Muhammadiyah, PBNU, KWI, PGI, WALUBI, PHDI, dan MATAKIN, yang mewakili 6 kelompok agama yang ada di Indonesia.

Dari diskusi yang saya tangkap, sebagian besar mereka memiliki kegelisahan yang serupa, yaitu kurangnya pengintegrasian nilai-nilai agama dalam rancangan Peta Jalan Pendidikan yang sedang dibahas.

Dalam draft terakhir yang saya terima dari Kemendikbud, memang terdapat 7 karakteristik Pelajar Pancasila yang ingin dikembangkan, yang salah satunya adalah “Beriman, Bertaqwa kepada tuhan YME, dan Berakhlak Mulia”.

Namun demikian, klausul tersebut belum tergambar dengan jelas dalam penjelasan-penjelasan selanjutnya.

Belum ada strategi konkrit bagaimana cara untuk menanamkan karakteristik tersebut kepada anak-anak kita, dan kebanyakan strategi yang dipaparkan masih sangat condong kepada hal-hal yang bersifat praktikal, seperti meningkatkan keterampilan dan memenuhi kebutuhan lapangan kerja.

Kedua hal ini tentu penting, namun harus juga diimbangi dengan peningkatan nilai-nilai spiritual dan pembangunan karakter dengan porsi yang sama besarnya.

Sejalan dengan apa yang disampaikan oleh para tokoh agama tersebut, saya mendorong Kemendikbud untuk lebih mengintegrasikan lagi nilai-nilai agama dalam Peta Jalan Pembangunan Pendidikan tersebut, karena dokumen itulah yang akan menjadi acuan utama kebijakan pendidikan 15 tahun kedepan.

Halaman
123
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved