Breaking News:

Banjir di Kalimantan Selatan

Banjir di Kalsel, Warga Terpaksa Tidur di Kandang Ayam, Tanpa Toilet dan Kamar Mandi

Kondisi ini terjadi karena rumah-rumah penduduk telah tenggelam dalam air yang cukup tinggi.

M TAUFIQ QURAHMAN UNTUK BPOST GROUP
Personel Satlantas Polres Tala Kalimantan Selatan mengevakuasi warga Pandahan, Kamis (14/1) pagi 

TRIBUNKALTIM.CO - Banjir yang terjaid di daerah Kalimantan Selatan (Kalimantan Selatan) membuat penduduk harus hidup di tempat darurat.

Kondisi ini terjadi karena rumah-rumah penduduk telah tenggelam dalam air yang cukup tinggi.

Salah satunya di Kabupaten Tanahlaut.

Warga dari sejumlah desa memilih untuk melarikan diri di tempat yang lebih tinggi.

Banjir yang menghantam sejumlah desa di Kecamatan Kurau dan Bumimakmur, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalimantan Selatan), memaksa para korban banjir untuk pindah.

Hingga tadi malam, pengungsian masih terus mengalir.

Mereka mengungsi ke desa-desa tetangga yang lebih tinggi di desa Malukabaulin, kecamatan Kurau.

Kemudian di tiga desa di Tambangulang, yaitu di Desa Kayuhabang, Gunungraja, dan Pulausari.

"Jumat malam sekitar pukul 6:00 malam. Kami tiba di kamp-kamp pengungsi di Pulausari," kata Hanani, para pemimpin masyarakat desa Kurau atau Pasar Kurau, Sabtu (16/1/2021).

Mantan kepala desa Kurau mengatakan dia bersama keluarga tidak sendirian di sana.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved