Breaking News:

Virus Corona di Kaltara

Tantangan Ekonomi Kalimantan Utara di Tengah Pandemi Corona, Kadin Kaltara Soroti Lahan Tidur

Hantaman badai pandemi Corona atau covid-19 dirasakan sebagian besar pelaku usaha atau industri di Indonesia

TRIBUNKALTIM.CO/MAULANA ILHAMI FAWDI
Kamar Dagang dan Industri atau Kadin Kaltara menyelenggarakan Musyarawarah Provinsi ke II bertempat di Hotel Luminor, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Kadin Kaltara ( Kalimantan Utara ) angkat bicara mengenai potensi ekonomi di tengah tantangan pandemi covid-19.   

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Hantaman badai pandemi Corona atau covid-19 dirasakan sebagian besar pelaku usaha atau industri di Indonesia.

Satu di antaranya di daerah Provinsi Kalimantan Utara, menilai wabah Corona memberi tantangan menjalankan usaha semakin sangat menantang.

Pihak Kadin Kaltara ( Kalimantan Utara ) angkat bicara mengenai potensi ekonomi di tengah tantangan pandemi covid-19.  

Kamar dagang dan industri atau Kadin Kaltara berharap aktivitas perekonomian terus berjalan di masa pandemi Corona atau covid-19.

Baca juga: Kilit Laing Secara Aklamasi Terpilih Lagi jadi Ketua Kadin Kaltara, Momentum Pengusaha Berinovasi

Baca juga: UPDATE Transmisi Lokal Masih Terbanyak, Akumulasi Positif Covid-19 Kaltara Capai 5.415 Kasus

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Nunukan, Bertambah 8 Pasien Positif Covid-19 dan Sembuh 13 Orang

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Malinau, 3 Tenaga Kesehatan Positif Covid-19, Terpapar dari Transmisi Lokal

Hal ini diungkapkan Ketua Kadin Kaltara, saat ditemui dalam acara Musyawarah Provinsi Kadin Kaltara bertempat di Hotel Luminor, Tanjung Selor.

"Ya kita harapkan aktivitas perekonomian tetap berjalan, baik itu UMKM, industri atau perdagangan tetap jalan saja," ujar Kilit Laing, Sabtu (16/1/2021).

Aktivitas ekonomi yang tetap berjalan, sambung Kilit, tetap harus mematuhi protokol kesehatan.

Karena, bila aktivitas dihentikan, maka perekonomian akan lesu.

"Tetap jalan saja, namun tetap patuh dengan protokol kesehatan, karena bila berhenti, nanti ekonomi kita mengalami kelesuan," ucapnya.

Baca juga: PPKM tak Boleh Ganggu Perekonomian Masyarakat di Balikpapan, Legislatif Dorong UMKM Tetap Jalan

Baca juga: Kepala Bank Indonesia Sebut UMKM Jadi Sumber Kekuatan Ekonomi Baru Kaltim

Baca juga: Anggota DPRD Kaltim Sebut Ekonomi di PPU Miliki Potensi Besar Jika Jadi Ibu Kota Negara

Mengenai tantangan ekonomi Kaltara, di tahun ini, dirinya beranggapan tantangan ekonomi tidak terlalu besar.

Halaman
123
Penulis: Maulana Ilhami Fawdi
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved