Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Balai Karantina Pertania Balikpapan Sebut Realisasi Ekspor 2020 Rp 7,03 Triliun

Balai Karantina Pertanian Kelas I Balikpapan juga melakukan upaya untuk memaksimalkan potensi alam di Bumi Etam.

TRIBUNKALTIM.CO/HO
Ilustrasi - BKP Balikpapan memeriksa sebelum ekspor kayu lapis.TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN - Balai Karantina Pertanian Kelas I Balikpapan juga melakukan upaya untuk memaksimalkan potensi alam di Bumi Etam.

Menurut Kepala Karantina Pertanian Balikpapan Abdul Rahman, salah satu upaya tersebut adalah memaksimalkan potensi komoditas yang ada di bidang perkebunan dan kehutanan.

Diantaranya kayu chips atau akasia dan porang atau angkang sawit.

Baca juga: Jalan Poros Samarinda-Balikpapan Amblas, Gubernur Kaltim Isran Noor: Rumah Warga Kena Ganti Untung

Baca juga: Walikota Balikpapan tak Izinkan Galang Dana Korban Bencana di Simpang Lampu Merah, Bakal Ditertibkan

Baca juga: BREAKING NEWS Seorang Warga Sepinggan Balikpapan Ditemukan Meninggal, Diduga Terpapar Covid-19

Khusus untuk porang, terdapat kurang lebih lahan seluas 250 hektare yang sudah ditanami.

Lahan tersebut berada di Kabupaten Kutai Kartanegara, Paser, Penajam Paser Utara dan Kota Balikpapan.

Menurut Abdul Rahman, banyak yang tertarik menanam porang, seperti di Jonggol dan Sepaku.

Baca juga: Cerita Warga Samarinda Antusias Ikut Galang Dana untuk Banjir Kalsel, Ungkap saat Haul Guru Sekumpul

Baca juga: Gelar Pesta di Kolam Renang, Puluhan Remaja Balikpapan Langgar Prokes, Kena Denda Rp 1 Juta

"Untuk produksi kayu chips minimal 1000 ton per tahun, dengan nilai pembelian di petani adalah Rp 70.00 per kilogram," ujar pria yang disapa Rahman tersebut, Selasa (19/1/2021).

Nilai tersebut adalah angka normal yang dipatok oleh petani. Lebih jauh, berdasarkan data yang dihimpun oleh UPT Balai Karantina Pertanian Kelas I Balikpapan, realisasi ekspor produk pertanian dan non pertanian periode Januari-Desember 2020 adalah sebesar Rp7,03 triliun.

Nilai tersebut mengalami penurunan sebesar 7,9 persen dibandingkan 2019 yang tercatat sebesar Rp7,63 triliun.

Baca juga: Liliput Mutiara Jajaki Pasar Surabaya, 250 Batang Diperiksa BKP Tarakan

Baca juga: Siaga di Patok Perbatasan, Balai Karantina Pertanian Tarakan Patroli dengan Pamtas Yonif 623/BWU

Realiasi ini juga meleset dari target awal yang telah ditetapkan bahwa target tahun 2020 adalah sebesar 20 persen dari realisasi tahun 2019.

Halaman
12
Penulis: Heriani AM
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved