Breaking News:

Berita Kukar Terkini

Pemkab Kukar Tanda Tangan Kerjasama Kemitraan Antar Perusahaan, Disaksikan Presiden Jokowi

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Taufik Hidayat.

Penulis: Aris Joni | Editor: Budi Susilo
HO/PEMKAB KUKAR
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Kutai Kartanegara ( Pemkab Kukar ), Ahmad Taufik Hidayat, didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTDP) Bambang Arwanto menghadiri penandatanganan perjanjian kerjasama, Senin (18/1/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Kutai Kartanegara ( Pemkab Kukar ), Ahmad Taufik Hidayat, didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTDP) Bambang Arwanto menghadiri penandatanganan perjanjian kerjasama.

Mengenai kerjasama kemitraan antara perusahaan penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) dengan UMKM secara virtual.

Kegiatan itu disaksikan oleh Presiden Joko Widodo ( Presiden Jokowi ), Kegiatan berlangsung di Ruang Vidcon Lt 2 Kantor Bupati Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur pada Senin (18/1/2021).

Acara yang digelar oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI ini dihadiri Presiden Joko Widodo, Kepala BKPM RI Bahlil Lahadalia, jajaran para menteri serta undangan lainnya.

Kepala BKPM RI Bahlil Lahadalia mengatakan, kegiatan hari ini merupakan implementasi dari tujuan investasi yang berkualitas dan inklusif.

Baca juga: Terima Komitmen Pemkab Kukar Soal Pembayaran Tagihan, Kontraktor Beri Apresiasi Bupati Edi Damansyah

Baca juga: Curah Hujan Tinggi Hingga Februari, Pemkab Kukar Bersiap Antisipasi Bencana

Baca juga: Tagihan Kontraktor Belum Dibayar Rp 305 M, Pemkab Kukar Jamin Tetap Bayar

Tentu dengan adanya keseimbangan investasi yang ada di Pulau Jawa dan di luar Pulau Jawa, termasuk Sumatera, Kalimantan, Papua, dan seluruh Indonesia.

"Program kemitraan usaha besar dengan UMKM kemitraan ini mengolabirasikan 56 usaha besar yang terdiri dari 29 penanaman modal asing dan 27 penanaman modal dalam negeri dengan 196 UMKM yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia," ucapnya dalam rilis prokom humas setkab Kukar.

Lanjut Bahlil, ukurannya bukan seberapa banyak PMA dan PMDN yang masuk, tapi bagaimana investasi yang masuk bisa memberikan dampak positif terhadap pembangunan ekonomi yang ada di daerah.

Baca juga: Galang Donasi Buat Korban Bencana Sulbar dan Kalsel, Pemkab Kukar Bikin Program Kukar Betulungan

Baca juga: Persiapan Ibu Kota Negara di Kaltim, Pemkab Kukar Beber Pengembangan Infrastruktur dan Teknologi

Baca juga: Pemkab Kukar Bangun Sinergisitas untuk Pengendalian Inflasi Bahan Pokok di Kutai Kartanegara

Bahlil juga menjelaskan, kerja sama ini berdasarkan arahan dan petunjuk dari Presiden RI melalui rapat kabinet dan arahan di kegiatan lainnya.

"Untuk bisa menciptakan pengusaha baru dan UMKM yang kuat," ujarnya.

Bahlil berharap dengan izin Presiden Jokowi, semoga program ini dapat terus dijalankan dalam rangka pemerataan ekonomi.

"Sehingga penting untuk dikembangkan sebagai bentuk keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," pungkasnya.

Baca juga: Pesan Presiden Jokowi di Rakornas Pertanian, Pemkab Malinau Bakal Evaluasi Distribusi Pupuk Subsidi

Baca juga: 13 Januari 2021 Presiden Jokowi akan Disuntik Vaksin Sinovac Covid-19, Sudah Kantongi Izin BPOM 

Baca juga: APBD Kutai Kartanegara 2021 Belum Disahkan, Pemkab Kukar Sebut Ada Sistem Baru yang Masih Diproses

Turut hadir dalam acara tersebut, perwakilan dari UMKM Desa Puan Cepak, Rusdin Kades Sungai Payang, serta perwakilan PT ABP.

( TribunKaltim.co/Aris Joni )

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved