Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Aturan Baru Gelaran Akad dan Resepsi, Aspedi Harap Usul Gedung dan Hotel Dipertimbangkan

Melalui Surat Edaran Wali Kota Balikpapan Nomor 300/142/Pem tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Rabu (20/1/2021).

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Pemerintah Kota Balikpapan berupaya mengendalikan penyebaran covid-19 dengan mengimbau masyarakat agar menunda/menjadwalkan ulang kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa setelah PPKM berakhir..TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Melalui Surat Edaran Walikota Balikpapan Nomor 300/142/Pem tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Rabu (20/1/2021).

Pemerintah setempat berupaya mengendalikan penyebaran covid-19 dengan mengimbau masyarakat agar menunda/menjadwalkan ulang kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa setelah PPKM berakhir.

Namun jika kegiatan resepsi pernikahan yang telah mendapat surat rekomendasi dari Satgas covid-19 Kota Balikpapan atau rencana akad/pemberkatan yang telah mendapat izin KUA/Disdukcapil tidak dapat ditunda lagi.

Baca juga: BPK Kaltim Temukan PI Rp 500 Miliar Hanya Sebagian Masuk Kas Daerah Sisanya Dikelola Perusda

Baca juga: Sempat Mengeluh Demam, Jasad Dion Ditemukan Sudah Membengkak di Balikpapan

Baca juga: BREAKING NEWS Seorang Warga Sepinggan Balikpapan Ditemukan Meninggal, Diduga Terpapar Covid-19

Maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yakni jumlah tamu undangan maksimal 100 orang, durasi kegiatan maksimal 2 jam, menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin dan bertanggung jawab, serta berkoordinasi dengan kelurahan/kecamatan setempat.

Adanya aturan baru tersebut, tentu memberi pukulan telak bagi beberapa pihak.

Khususnya para pegiat event dan pagelaran acara lain. Aturan ini lantas mengundang perhatian dari Asosiasi Pengusaha Jasa Dekorasi Indonesia (ASPEDI) Balikpapan.

Baca juga: Pasar Tumpah di Kecamatan Sangatta Utara Kutim Bakal Segera Ditertibkan

Baca juga: Basarnas Samarinda Lakukan Pencarian Pagi Ini di Sungai Mahakam, Dirikan Posko di Teluk Lerong

Bidang Hukum dan Advokasi ASPEDI Balikpapan Gesang Widodo mengungkapkan, kondisi saat ini sudah sangat sulit bagi pihaknya. Pihaknya berharap perhatian pemerintah daerah,  yang mana benar-benar terdampak dengan adanya pembatasan.

"Jangan hanya membatasi, tetapi cari solusi bagaimana agar kami ini juga tetap bisa mencari nafkah," ujarnya.

Ia berkata, tidak apa-apa jika memang harus mematuhi aturan yang dikeluarkan. Pihaknya menjamin, akan menggunakan metode dan konsep apa pun agar protokol kesehatan yang tepat bisa berjalan.

Baca juga: NEWS VIDEO Dampak Buruk Ekonomi dari Kebijakan PPKM: 1600 Restoran Terancam Tutup Permanen

Baca juga: PPKM Berlangsung Ketat di Balikpapan, Resepsi Pernikahan di Dua Hotel Dibubarkan Satgas Covid-19

Ditambahkan Sekretaris ASPEDI Balikpapan Andreas, pihaknya ingin mengajak Pemkot Balikpapan untuk berbincang langsung.

Halaman
12
Penulis: Heriani AM
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved