Breaking News:

Berita Mahulu Terkini

SELAMAT Pasangan Boni-Avun Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wabup Mahulu Terpilih 2021-2024

Pasangan Bonifasius Belawan Geh – Yohanes Avun (Boni-Avun) ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Mahakam Ulu (Mahulu) terpilih 2021-2024

Penulis: Febriawan
Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIAWAN
Pasangan Bonifasius Belawan Geh–Yohanes Avun (Boni-Avun) ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Mahakam Ulu (Mahulu) terpilih 2021-2024 oleh KPU Mahulu melalui Rapat Pleno Terbuka yang digelar secara tatap muka langsung dan virtual, pada Sabtu (23/01/2021). TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIAWAN 

TRIBUNKALTIM.CO, UJONG BILAH– Pasangan Bonifasius Belawan GehYohanes Avun (Boni-Avun) ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Mahakam Ulu (Mahulu) terpilih 2021-2024 oleh KPU Mahulu melalui Rapat Pleno Terbuka yang digelar secara tatap muka langsung dan virtual, pada Sabtu (23/01/2021). 

Ketua KPU Mahulu Frederik Belawen mengungkapkan, penetapan Bupati dan Wakil Bupati Mahulu dilakukan melalui rapat pleno, sekaligus dibuat Berita Acara dan Surat Keputusan KPU Kabupaten Mahulu.

Diketahui, ada dua pasangan calon yang maju pada Pilbup Mahulu 2020 yang lalu.

Baca juga: Pria Gantung Diri di Balikpapan, Warga Temukan Dalam Kondisi Masih Bernapas

Baca juga: Wagub Kaltim Hadi Mulyadi Bicara Kemungkinan Bencana Alam Besar di Kalimantan Timur

Baca juga: Sambutan Walikota Samarinda Terpilih, Andi Harun Puji Muhammad Barkati, Sebut Kesatria Politik

Pasangan Boni-Avun unggul dari pesaingnya, pasangan Y Juan Jenau – Indra Jaya.

“Kita melakukan penetapan setelah memastikan tidak ada sengketa hasil pemilihan di Mahulu, berdasarkan BRPK (Buku Registrasi Perkara Konstitusi) dari Mahkamah Konstitusi (MK),” kata Frederik Belawen.

Dia mengungkapkan, sejauh ini semua tahapan Pilkada di Mahulu berjalan lancar, dengan mematuhi protokol kesehatan, karena Pilkada digelar di masa pandemi covid-19.

Dia menjelaskan, KPU Kabupaten Mahulu menggelar rapat pleno setelah mendapatkan surat dari KPU RI untuk segera menetapkan paslon terpilih pada Pilkada 2020 tertanggal 20 Januari 2021.

Dalam surat itu menyebutkan bagi KPU provinsi atau KPU kabupaten yang tidak terdapat permohonan perselisihan hasil pemilu diberikan waktu paling lama lima hari setelah Mahkamah Konstitusi (MK) bersurat ke KPU RI.

“Surat MK ke KPU berupa pemberitahuan adanya perselisihan hasil pemilihan yang telah diregistrasi dalam e-BPRK tertanggal 20 Januari 2021,” ujarnya.

Dia mengatakan, dalam surat itu tidak disebutkan terjadi gugatan perselisihan hasil Pemilu pada Pilkada Bulungan 2020, sehingga KPU Mahulu bisa menetapkan paslon terpilih.

Baca juga: Kasus Dugaan Korupsi KPU Mahulu Senilai Rp 30,7 M Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka

Baca juga: Pemkab Mahulu Targetkan Pembangunan Jembatan Long Melaham Selesai April 2021

Baca juga: Tinjau Proyek 3 Gedung Perkantoran, Bupati Mahulu Optimistis Rampung Juni 2021

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved