Virus Corona di Berau

Pandemi Covid-19, Penumpang di Bandara Kalimarau Berau Mengalami Penurunan Jumlah Penumpang

Jumlah penumpang di Bandara Kalimarau seminggu terakhir mengalami penurunan dibanding pada awal Januari lalu, Senin (25/1/2021)

Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/IKBAL NURKARIM
Suasana Bandara Kalimarau Berau, Rabu (15/4/2020) pukul 10.30 Wita. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Jumlah penumpang di Bandara Kalimarau seminggu terakhir mengalami penurunan dibanding pada awal Januari lalu, Senin (25/1/2021).

Menurut Kepala Unit Pelaksana Bandar Udara (UPBU) Kalimarau, Bambang Hartato, pada awal Januari, jumlah penumpang hampir menyentuh angka normal sebelum pandemi Corona atau covid-19 yakni mencapai 500 orang per hari, jumlah itu kata Bambang menunjukkan tren positif di tengah kondisi pandemi covid-19 yang masih mewabah.

“Tetapi menjelang akhir Januari ini jumlah penumpang menurun drastis. Dari pantauan kami, yang awal Januari jumlah penumpang per hari mencapai 500 penumpang, kini hanya 300 penumpang per hari,” jelas Bambang.

Lanjut kepala UPBU Kalimarau itu mengatakan, turunnya jumlah penumpang di Bandara Kalimarau dampak kembali meningkatnya kasus Corona atau covid-19 di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

“Mungkin karena kasus covid-19 kembali meningkat, sehingga masyarakat berpikir untuk keluar kota melalui jalur udara,” tuturnya.

Apalagi pemerintah melakukan pengetatan aturan bagi masyarakat yang ingin keluar daerah dengan persyaratan hasil tes antigen.

Baca juga: Evaluasi Penerapan Disiplin Prokes, Pemkab Berau Bakal Terapkan PPKM

Baca juga: Bahas Rencana Kebutuhan Anggaran Penanganan Covid, Pemkab Berau Koordinasi dengan Kemenkeu

Karena itu, Bambang mengimbau masyarakat yang ingin keluar kota sebelum terbang untuk terlebih dahulu memahami persyaratannya, pasalnya, sampai saat ini petugas masih saja menemukan ada masyarakat yang belum tahu peraturan saat terbang di masa pandemi covid-19.

“Yang jelas itu siapkan bukti antigen, karena itu salah satu persyaratannya, kami harap calon penumpang bisa mengikuti aturan demi keamanan kita semua,” tutupnya.

Waspada Virus Corona Varian Baru

Muncul varian baru Corona, Menristek minta waspadai, fakta bukti penularan di Indonesia belum ada.

Menteri Riset dan Teknologi/ Kepala Badan Riset Nasional (Menristek/BRIN) Bambang Brodjonegoro meminta masyarakat mewaspadai varian baru virus Corona yang ditemukan di Inggris.

Menurutnya, kewaspadaan perlu ditingkatkan untuk mencegah tingginya penularan, akibat varian baru virus covid-19 atau Corona ini.

"Kita harus sangat waspada dengan peningkatan kasus positif dan juga infeksi yang tinggi kita harus menjaga varian ini tdk sampa ikut membuat keadaan makin berat," ujar Bambang yang disiarkan channel Youtube BNPB, Kamis (24/12/2020).

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Kutai Barat, Jelang Natal 2020, Pasien Covid-19 Meninggal Dunia 8 Orang

Baca juga: Pendeta GPIB Maranatha Tanjung Selor: Jemaat Harus Kuat, Yakin Pandemi Corona akan Kita Lewati

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Balikpapan, BI Beri Hibah Mobil Operasional Vaksinasi Covid-19

Bambang mengungkapkan saat ini belum ada penelitian yang menunjukan varian baru virus Corona ini telah muncul di Indonesia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved