Minggu, 10 Mei 2026

Virus Corona di Kutim

1.500 Tenaga Kesehatan di Kutai Timur Dapat Jatah Vaksinasi Covid-19

Vaksin itu akan disuntikkan kepada tenaga kesehatan terlebih dahulu, sebagai garda terdepan dalam menghadapi penyebran virus Corona.

Tayang:
Editor: Adhinata Kusuma
HO/DINKES KUTIM
Kepala Dinas Kesehatan Kutim, dr Bahrani Hasanal menyampaikan perihal vaksin Sinovac yang tiba di Kutim. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Vaksin Sinovac untuk penanganan Covid-19 tiba di Kecamatan Sangatta Utara Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur Selasa (26/1/2021) sore lalu.

Vaksin itu akan disuntikkan kepada tenaga kesehatan terlebih dahulu, sebagai garda terdepan dalam menghadapi penyebran virus Corona.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kutai Timur sekitar 1.500 tenaga kesehatan akan divaksin.

"Setelah diseleksi ada yang hamil ada yang masih menyusui, ada yang punya komorbid, dan lain-lain sehingga, 1.500 sekian," kata dr Bahrani Hasanal Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur.

Bahrani mengatakan vaksinasi atau penyuntikkan pertama di tahap awal ini dilaksanakan Sabtu (30/01/21) mendatang.

Baca juga: Jadwal Konferensi PWI Tarakan Kalimantan Utara, Wujudkan Wartawan Profesional dan Menguatkan NKRI

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Kutim, Kasus Meninggal Dunia Terpapar Covid-19 Bertambah, Kini Capai 70 Jiwa

"Insya allah sesuai jadwal tanggal 30, hari Sabtu kita akan mulai penyuntikan perdana, dipilih hari Sabtu karena kan ada tokoh juga yang disuntik, kalau bukan di hari kerja bisa istirahat setelah disuntikkan itu," ungkapnya.

Para tokoh yang telah terdaftar juga melakukan vaksinasi di hari yang sama, namun di luar dari angka 1.500 tersebut.

"Iya, jadi dimulai vaksinasi tokoh selanjutnya nakes ya di hari Sabtu itu. Misalnya pukul 09.00 wita tokoh, nah pukul 09.30 wita itu nakes," ujar Bahrani.

Vaksinasi tahap awal ini melalui dua kali penyuntikkan untuk tenaga kesehatan maupun beberapa tokoh masyarakat.

"Vaksin ini kan untuk 2 kali penyuntikkan untuk tenaga kesehatan dan tokoh-tokoh," kata Bahrani.

Bahrani menuturkan suntikan kedua untuk tahap awal (pertama) dilaksanakan 14 hari setelahnya.

(*)

Penulis: Dini Anggiita S

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved