Breaking News:

Berita Kaltim Terkini

Perusahaan Sawit di Kalimantan Timur Wajib ISPO, Pemerintah Bantu Biaya Pengurusan

Sertifikasi Perkebunan Sawit Berkelanjutan Indonesia (Indonesia Sustainable Palm Oil atau ISPO) sudah digulirkan sejak 2011 melalui Peraturan Menteri

TRIBUNKALTIM.CO/HERIANI
PERKEBUNAN - Proses sertifikasi bibit kelapa sawit oleh Dinas Perkebunan Kalimantan Timur. Sertifikasi Perkebunan Sawit Berkelanjutan Indonesia (Indonesia Sustainable Palm Oil atau ISPO) sudah digulirkan sejak 2011 melalui Peraturan Menteri Pertanian nomor 19. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Sertifikasi Perkebunan Sawit Berkelanjutan Indonesia (Indonesia Sustainable Palm Oil atau ISPO) sudah digulirkan sejak 2011 melalui Peraturan Menteri Pertanian nomor 19.

Namun hingga sembilan tahun berlalu, Komisi ISPO baru menerbitkan 621 sertifikat.

Luas area perkebunan sawit yang mencakup sertifikat tersebut adalah sebanyak 5.450.329 hektar atau 38,03 persen dari total luas kebun sawit 14,33 juta Ha.

Data tersebut adalah data Januari 2020.

Masih minimnya jumlah perusahaan yang mendapat sertifikat ISPO tersebut, menjadi salah satu pertimbangan lahirnya Peraturan Presiden nomor 44 tahun 2020 tentang Sistem Sertifikasi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia.

Baca Juga: Walikota Rizal Effendi Disorot GP Ansor, Kritik PPKM di Balikpapan yang Susahkan Pedagang Kecil

Baca Juga: Puluhan Pekerja Migran Indonesia dari Malaysia Dikarantina di Nunukan, Dikawal Ketat tak Bisa Keluar

Kemudian diturunkan menjadi Peraturan Menteri Pertanian no 38 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Sertifikasi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia.

"Peraturan ini jelas mewajibkan untuk perusahaan perkebunan dan pekebun untuk melakukan sertifikasi dalam batas 5 tahun,” ujar Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Dedi Junaidi dalam siaran pers yang diterima Tribun Kaltim, Jumat, 29 Januari 2020.

Dedi menjelaskan bahwa tujuan penting sertifikasi ISPO adalah meningkatkan keberterimaan dan daya saing hasil perkebunan kelapa sawit Indonesia di pasar nasional dan internasional.

Halaman
1234
Penulis: Heriani AM
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved