Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Terkendala Legalitas Tanah, Target Pembebasan Lahan Tol Balsam Balikpapan Samarinda Molor

Rencana pemerintah untuk menyelesaikan pembebasan lahan proyek pembangunan jalan Tol Balsam atau Balikpapan Samarinda.

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
INFRASTRUKTRUR - Pintu masuk Tol Balsam. Rencana pemerintah untuk menyelesaikan pembebasan lahan proyek pembangunan jalan Tol Balsam atau Balikpapan Samarinda kembali molor. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Rencana pemerintah untuk menyelesaikan pembebasan lahan proyek pembangunan jalan Tol Balsam atau Balikpapan Samarinda kembali molor.

Pembabasan lahan yang dimaksud pada pembangunan jalan tol Balikpapan - Samarinda sesi 5 dari kilometer 13 menuju Samboja, Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

Diawal, pemerintah menargetkan proses pembebasan lahan untuk jalan tol sesi 5 dari kilometer 13 rampung akhir tahun 2020 lalu.

Namun hingga memasuki awal tahun 2021, masih ada beberapa lahan milik warga yang digunakan belum terselesaikan proses ganti ruginya.

Baca Juga: 1000 Tenaga Kesehatan di Balikpapan Disuntik Vaksin Sinovac dalam Satu Hari

Baca Juga: Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Hariyanto Disuntik Pertama, Tidak Ada Keluhan Usai Dapat Vaksin Sinovac

Hal tersebut dibenatkan Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN (Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional) Provinsi Kalimantan Timur, Andi Asnaedi.

Ia mengatakan pihaknya masih menunggu kepastian legalitas lahan untuk melanjutkan proses ganti rugi terhadap lahan milik warga.

"Pembebasan lahan hampir 100 persen, kita tinggal menunggu legalitas dari kepemilikan tersebut untuk melanjutkan pada proses pembayaran,” katanya kepada Tribun Kaltim pada Sabtu (30/1/2021).

Sebagai informasi, ada sekira 39 warga di wilayah Kilometer 23 yang terkena dampak proyek pembangunan jalan tol. Mereka menuntut ganti rugi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved