Breaking News:

Virus Corona di Kukar

Asisten I Setkab Kukar Larang ASN Keluyuran Saat WFH, Akhmad Taufik: Ketahuan Ada Sanksinya

Pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Pemerintah Kabupaten Kukar menerapkan 75 persen W

TRIBUNKALTIM.CO/ARIS JONI
Asisten I Bidang Pemerintahan Setkab Kukar, Akhmad Taufik Hidayat mengemukakan, WFH berlaku untuk instansi yang memang minim kegiatan atau non pelayanan, sementara untuk instansi yang memang berfokus pada pelayanan tetap melaksanakan kegiatannya di kantor dan termasuk dalam 25 persen Work From Office (WFO). TRIBUNKALTIM.CO/ARIS JONI 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG- Pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Pemerintah Kabupaten Kukar menerapkan 75 persen Work From Home (WFH) untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN).

Asisten I Bidang Pemerintahan Setkab Kukar, Akhmad Taufik Hidayat mengungkapkan, WFH berlaku untuk instansi yang memang minim kegiatan atau non pelayanan, sementara untuk instansi yang memang berfokus pada pelayanan tetap melaksanakan kegiatannya di kantor dan termasuk dalam 25 persen Work From Office (WFO) atau kerja di kantor.

“Tapi untuk usia di atas 50 tahun tidak diwajibkan kerja di kantor,” ujarnya, Selasa (2/2/2021).

Baca juga: Walikota Rizal Effendi Kirim WhatsApp ke Ahok, Pertamina Penyumbang Covid-19 Terbesar di Balikpapan

Baca juga: WASPADA Virus Jenis Baru D614G Jangkiti Balikpapan, Mutasi Lebih Cepat Hanya 3 Hari

Baca juga: Polresta Balikpapan Bakal Terapkan Tilang Elektronik, Langgar Lalu Lintas, Begini Taksiran Dendanya

Dia meminta kepada ASN yang melakukan WFH untuk tidak keluyuran atau tidak bepergian selama masa WFH.

Karena jika ketahuan atau didapati ASN yang keluyuran saat masa WFH akan dikenakan sanksi, minimal teguran dari pimpinannya langsung.

“Kan ada posko penjagaan, jadi tiap yang lewat keluar atau masuk Kukar dicek KTP-nya. Kalau ada ASN yang kedapatan nanti akan ditanyakan keperluannya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, WFH direncanakan berlaku hingga 9 Februari 2021 mendatang, namun jika kondisi tidak berubah atau masih terjadi peningkatan kasus Covid-19, maka tidak menutup kemungkinan WFH akan diperpanjang.

“Untuk ASN yang WFH tidak boleh keluyuran, jangan kan jalan-jalan, ngumpul di kantor saat masa WFH saja dtidak boleh,” ucapnya.

Penulis: Aris Joni | Editor: Rahmad Taufiq

Penulis: Aris Joni
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved