Gaya Hidup

4 Februari Hari Kanker Sedunia, Waspada! Gaya Hidup Milenial Rentan Jadi Pemicu Penyakit Kanker

4 Februari Hari Kanker Sedunia, Waspada! Gaya Hidup Milenial Rentan Jadi Pemicu Penyakit Kanker

Penulis: Heriani AM | Editor: Trinilo Umardini
TRIBUN KALTIM/DWI ARDIANTO
Bincang-bincang soal kanker dengan Ketua YKI Balikpapan Sri Soetantinah dan penyintas kanker. 4 Februari Hari Kanker Sedunia, Waspada! Gaya Hidup Milenial Rentan Jadi Pemicu Penyakit Kanker 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - 4 Februari Hari Kanker Sedunia, Waspada! Gaya Hidup Milenial Rentan Jadi Pemicu Penyakit Kanker

Hari Kanker Sedunia dirayakan setiap 4 Februari untuk meningkatkan kesadaran terhadap kanker dan mendorong pencegahan, deteksi, dan pengobatan kanker.

Hari Kanker Sedunia dibentuk oleh Union for International Cancer Control (UICC) untuk mendukung Deklarasi Kanker Dunia, yang dibuat pada tahun 2008.

Tujuan utama dari Hari Kanker Sedunia adalah untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat kanker secara signifikan pada tahun 2020.

Laporan National Career Institute (NCI) 2015 menyebutkan sebanyak 70 ribu pemuda usia kisaran 18-34 tahun didiagnosa kanker setiap tahunnya.

Berdasarkan laporan ini, para milenial cenderung lebih gampang didiagnosa terkena beberapa jenis kanker tertentu.

Di antaranya kanker kelenjar getah bening, melanoma atau kanker kulit, kanker testis, kanker tiroid, sarkoma atau kanker tulang, dan kanker otak.

Kanker merupakan salah satu penyakit mematikan yang disebabkan oleh beberapa faktor.

Menurut cancer.org, penyebab kanker antara lain faktor genetika, gaya hidup seperti pengonsumsian tembakau, diet, paparan sinar UV, paparan sinar radiasi, dan zat-zat penyebab kanker atau karsinogen.

Dengan jumlah penyebab yang cukup beragam, kanker sebenarnya bisa menyerang siapa saja.

Sebab pada kenyataannya, kanker pernah terdiagnosa pada anak kecil, pemuda, hingga orang tua.

Ini menandakan bahwa risiko kanker pada generasi milenial sudah pada taraf yang tidak bisa diremehkan.

Di samping itu, karena ganasnya penyakit tersebut membuat biaya yang dikeluarkan untuk pengobatannya turut mahal.

Sedangkan kanker bisa menyerang siapa saja tanpa memandang status ekonomi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved