Breaking News:

Berita Kaltara Terkini

Kecanduan Judi Bola Online, Kepala KCP Bankaltimtara di Nunukan Gelapkan Uang Rp 10,7 Miliar

Ditreskrimsus mengamankan pelaku penggelapan dana operasional Bankaltimtara cabang Sanur, Sebuku Kabupaten Nunukan senilai Rp 10,7 miliar.

TRIBUNKALTIM.CO/MAULANA ILHAMI FAWDI
Kabid Humas Polda Kaltara, Kombes Pol. Budi Rachmat, Kamis (4/2/2021).TRIBUNKALTIM.CO/MAULANA ILHAMI FAWDI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR -Polda Kaltara melalui Subdit 1 Indagsi Ditreskrimsus, mengamankan pelaku penggelapan dana operasional Bankaltimtara cabang Sanur, Sebuku Kabupaten Nunukan senilai Rp 10,7 miliar.

Penggelapan dana ini, dilakukan oleh Kepala Kantor Cabang Pembantu atau KCP Sanur, Nunukan Bankaltimtara berinisial BI, selama kurun waktu Februari hingga Agustus 2020.

Pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian pada September 2020 lalu di kediamannya di Malinau, dan saat ini kasusnya telah dilimpahkan ke pihak Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur.

Baca Juga: Rekor Baru, Positif Covid-19 di Kaltim Capai 900 Kasus, Dinkes Tuding Rendahnya Monitor Tingkat RT

Baca Juga: Tolak Ajakan Hubungan Intim, Pemuda Asal Kutai Barat Tega Habisi Nyawa Gadis yang Baru Dikenalnya

Diketahui, penggelapan dana tersebut ia lakukan, untuk membiayai kecanduannya bermain judi bola online.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Kaltara, saat ditemui di Mapolda Kaltara, Tanjung Selor.

"Terkait kasus penggelapan dana, berinisial BI, sudah kami tangani, saat ini prosesnya sudah P-21," ujar Kabid Humas Polda Kaltara, Kombes Pol. Budi Rachmat, Kamis (4/2/2021).

Pihaknya berpesan, agar kasus ini menjadi pelajaran bagi semua warga Kaltara, untuk tidak melakukan judi dalam bentuk apapun, apa lagi sampai merugikan dana perusahaan.

Baca Juga: Penipuan di Bontang Modus Istri Sedang Sakit, Pelaku Warga Balikpapan, Polisi Tangkap di Samarinda

Baca Juga: Kabar Duka Datang dari Walikota Balikpapan, Sosok Orang yang Dicintainya Meninggal Dunia

"Kasus ini harus menjadi pelajaran, agar tidak melakukan judi online atau sebagainya, apalagi ini sampai merugikan dana perusahaan," tambahnya.

Terpisah, perwakilan Bankaltimtara wilayah Kaltara menyebut kasus penggelapan dana, berasal dari temuan supervisi internal Bankaltimtara.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Pemimpin Kanwil Kaltara Bankaltimtara saat dihubungi via sambungan telepon.

Halaman
12
Penulis: Maulana Ilhami Fawdi
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved