Breaking News:

Berita Kaltim Terkini

Pertamina Hulu Mahakam dan Apexindo Tandatangani Kontrak Rig Senilai 68 juta Dolar Amerika Serikat

PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) selaku operator di Wilayah Kerja (WK) Mahakam, dengan dukungan SKK Migas.

HO/PERTAMINA
PT Pertamina Hulu Mahakam dan Apexindo Tandatangani Kontrak Rig Senilai US$ 68 juta dan ditayangkan secara daring, Kamis (4/2/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) selaku operator di Wilayah Kerja (WK) Mahakam, dengan dukungan SKK Migas dan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), mengumumkan pemberian kontrak Drilling Submersible Swamp Barge Services (Swamp Rig) kepada PT Apexindo Pratama Duta, Tbk.

Penandatanganan kontrak pengadaan swamp rig ini dilaksanakan secara daring, pada 4 Februari 2021, oleh Direktur Utama PHI selaku Kuasa Direktur Utama PHM, Chalid Said Salim, dan Direktur Utama PT Apexindo Pratama Duta Tbk, Zainal Abidinsyah Siregar.

General Manager PHM, Agus Amperianto, menjelaskan Rig Yani akan didatangkan ke WK Mahakam untuk menggantikan Rig Raisis pada kuartal kedua 2021, dan akan mendukung operasi pengeboran di lapangan Tambora, Tunu, dan Handil.

Baca Juga: Polres PPU Tangkap 3 Pelaku Penyalahgunaan Sabu, Satu Orang Diduga THL di DPRD Penajam Paser Utara

Baca Juga: Kisah Buyung Sarwo Prasodjo, Satpam Berprestasi di Kutai Timur, Inginkan jadi Profesi yang Mulia

Dalam kaitan ini, Agus berharap Apexindo turut berperan aktif mengusulkan program-program efisiensi.

"Pengembangan berbagai inovasi demi optimasi operasi akan sangat mendukung program Locomotive-8, demi kelanjutan produksi dan pengembangan WK Mahakam," katanya kepada Tribun Kaltim pada Kamis (4/2/2021).

Sebagaimana diketahui, melalui program Locomotive-8 (Low Operation Cost of Mahakam to Achieve Effectiveness and Efficiencies - 8), PHM melancarkan suatu upaya terintegrasi untuk optimasi biaya pada semua aktivitas operasi dengan berbasis inovasi dan sinergi.

Tujuannya, demi menjaga keekonomian dan keberlanjutan di lapangan-lapangan WK Mahakam yang sudah berada di fase natural decline.

Nilai kontrak mencapai US$ 68 juta, berdurasi 1,5 tahun (dengan opsi perpanjangan 1+1 tahun), dan komitmen Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 60,01 persen.

Senada, Kepala Divisi Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa SKK Migas, Erwin Suryadi mengatakan, SKK Migas menyambut baik penandatangan kontrak pengadaan rig ini.

Penandatanganan kontrak ini memperlihatkan tekad PHM untuk terus mempertahankan tingkat produksi di WK Mahakam.

Upaya ini juga merupakan bagian dari upaya SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dalam merealisasikan pencapaian target produksi minyak 1 juta barel per hari (BOPD) dan gas 12 miliar standar kaki kubik per hari (BSCFD) pada 2030.

Untuk menjaga produksi 2021 tidak turun, SKK Migas dan KKKS meningkatkan jumlah kegiatan pengeboran sumur pengembangan sebanyak 616 sumur, atau naik 144 persen dibandingkan realisasi 2020 yang sebesar 252 sumur.

Halaman
12
Penulis: Heriani AM
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved