Virus Corona di Kukar

Kapasitas RSUD AM Parikesit Kukar Hampir Penuh, Kapasitas Wisma Atlet Bakal Ditambah

Kepala Dinas Kesehatan Martina Yulianti mengungkapkan, kapasitas RSUD AM Parkesit sudah hampir 100 persen.

Penulis: Sapri Maulana | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/SAPRI MAULANA
RSUD AM Parikesit di Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara.TRIBUNKALTIM.CO/SAPRI MAULANA 

TRIBUNKATIM.CO, TENGGARONG – Pandemi Covid-19 belum berakhir. Kasus masih terus bertambah.

Kepala Dinas Kesehatan Martina Yulianti mengungkapkan, kapasitas RSUD AM Parkesit sudah hampir 100 persen.

"Artinya sudah sangat tipis sekali jadi kalau ada pasien yang agak lama di dalam (menjalani isolasi/perawatan) terjadi kepenuhan," kata Martina, Kamis (4/2/2021).

Bahas Persiapan Pembangunan Ibu Kota Negara di Kalimantan, Isi Pertemuan DPD RI dan DPRD Kaltim

Kasus Covid Melonjak di Samarinda, Walikota Instruksikan Pemberlakuan Jam Malam Sampai Pukul 20.00

Atas hal tersebut Wisma Atlet nanti akan diperpadat, kata dia, agar dapat menampung lebih banyak pasien.

Dirinya mengungkapkan, saat ini semakin banyak terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga akan semakin mudah menular.

Menurut pengamatannya, ia melihat ada perubahan sifat baru virus yang mana penularannya sangat mudah.

Walikota Balikpapan Rizal Effendi Sebut Sabtu Minggu Digelar Kaltim Steril, Senyap dan Berdiam Diri

Gubernur Kaltim Isran Noor Angkat Bicara Terkait Sterilisasi Sabtu dan Minggu

Virus itu ketika dia berpindah satu orang ke orang lain dia akan memiliki sifat baru.

Dan ini sudah lama dan sudah banyak terkonfirmasi positif pasti sudah ada perubahan sifat. Seperti yang dikatakan WHO virus yang baru itu akan 10 kali lebih mudah menular.

Dirinya mengungkapkan penularan juga terjadi pada orang yang sudah tertib bermasker.

Jadi bermasker saja tidak cukup tapi bermasker harus baik dan benar, konsisten dipakai.

Kemudian juga yang paling penting juga menjaga kebersihan tangan, menggunakan hansanitizer, dan menghindari kerumunan.

"Semakin mudah, dari senggolan saja itu sudah bisa menular, jadi itu kondisinya," ucapnya.

Tak Izinkan Terminal Jadi Jalur Hauling, Plt Kadishub Samarinda: Saya yang Perintahkan untuk Ditutup

Dengan semakin banyaknya masyarakat yang tertular Covid-19, menurutnya akan mengurangi kapasitas untuk pasien non covid karena pasien Covi-19  mengambil tempat yang ada.

Hal tersebut berbahaya, jadi dirinya meminta tolong agar masyarakat menyadari bahwa ini tanggung jawab bersama untuk memutus tali rantai penyebaran Covid-19.

Penulis: Sapri Maulana/Editor: Samir Paturusi

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved