Sosialisasi 4 Pilar

KH Aus Hidayat Sosialisasikan 4 Pilar MPR RI di 6 Kecamatan Ingatkan Pentingnya Menghayati Sejarah

Sosialisasi ini merupakan kewajiban dari setiap anggota MPR RI yang terdiri dari anggota DPR RI dan DPD RI.

Penulis: Siti Zubaidah | Editor: Martinus Wikan
TRIBUN KALTIM/RAHMAT TAUFIQ
Anggota DPR RI Dapil Kaltim dari PKS KH Aus Hidayat Nur 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Walaupun situasi penyebaran virus Covid-19 belum berakhir, Sosialisasi empat pilar MPR RI kepada masyarakat dari 6 Kecamatan di Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tetap dapat terselenggara secara online bersama -sama anggota DPR RI KH Aus Hidayat Nur di yang digelar di Hotel HER pukul 20.00 Wita, Senin (8/2).

Sosialisasi ini merupakan kewajiban dari setiap anggota MPR RI yang terdiri dari anggota DPR RI dan DPD RI. Dengan kewajiban untuk mensosialisasikan MPR RI dalam berbangsa dan bernegara. Yang meliputi dari Pancasila sebagai dasar dalam bernegara, Undang- undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI serta Bhineka tunggal ika.

KH Aus Hidayat Nur lebih jauh menyampaikan, betapa pentingnya menghayati sejarah.

Baca juga

Partai SBY Lebih Mudah Dikudeta Dibanding PKS, Refly Harun Singgung RUU Pemilu di Gejolak Demokrat

Bukan Hanya Anies Baswedan, PKS Ternyata Siapkan Sosok Kedua di Pilkada DKI, Usung Calon Sendiri?

Apalagi di era globalisasi dimana pengaruhnya terhadap kehidupan semakin meluas dan persaingan antar bangsa yang semakin tajam.

Keadaan ini harus disikapi dengan memberikan pemahaman kepada semua masyarakat Indonesia bahwa empat pilar tadi adalah pondasi penting bagi kita dalam berkehidupan berbangsa, dan bermasyarakat.

" Mari kita saling mengingatkan pentingnya empat pilar itu dan catatan penting perjalan sejarah di Republik ini," ” kata KH Aus Hidayat Nur politisi PKS

Pada sisi lain Hidayat Nur juga tidak ketinggalan mengingat pentingnya menjaga NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

Baca Juga:

DPD PKS Balikpapan Sumbang Dana dan Kirim 1 Truk Bantuan untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan

Politisi PKS Mardani Ali Colek Listyo Sigit, Ganti Kapolri Idham Azis Jangan Cuma Modal Dekat Jokowi

"NKRI berdiri kokoh didalamnya ada daerah-daerah Provinsi dibagi atas Kabupaten dan kota yang diatur oleh undang-undang. Begitu pula akan kedudukan Bhinneka Tunggal Ika kalimatnya pendek yang menjadi tuntunan berbeda-beda tetapi tetap satu jua," ujarnya.

H. Nasrul Hamdi, LC, MA, Ketua Dewan Etik Daerah (DED) PKS Kota Balikpapan dalam kesempatan yang sama mengatakan bahaya perpecahan jika tidak ada nya persatuan dan itu simbol dari kelemahan.

Jadi persatuan dan kesatuan merupakan simbol kekuatan.

"ini relevan dengan firman Allah dalam surat Al Anfal ayat 45 dan 46. Perintah tuk tegar dan jangan bercerai berai. Kesabaran persatuan yang kuat ini juga di amalkan oleh Rosulullah dalam membangun negara di Madinah dengan mengko solidasikan semua element masyarakat yg majemuk dalam satu kesefahaman," ujarnya.

Kemudian Nasrul mengatakan perbedaanya antara perjuangan kita dengan Rosullah adalah kita bersatu setelah di jajah ratusan tahun. Namun rosullah bersatu di awal setelah itu barumenghadapi penjajahan.

Hadir dalam virtual empat pilar H. Sonhaji Ketua DPD PKS Kota Balikpapan, sejumlah pengurus, tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemuda.

Penulis: Siti Zubaedah

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved